Breaking News:

Berita Banjarmasin

VIDEO Massa HMI Banjarmasin Demo, Begini Kadinkes Tanggapi Isu Dana Penanggulangan Covid-19

uluhan mahasiswa yang tergabung dalam HMI Banjarmasin menggelar aksi unjuk rasa. Mereka mempertanyakan penanganan covid-19 khususnya vaksinasi

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banjarmasin menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (20/9/2021).

Mengenakan atribut khas HMI dan membawa sederet spanduk, mereka menuntut untuk ditemui oleh Ketua DPRD Kalsel, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin. 

Massa yang kurang lebih berjumlah 40 orang dan sudah berkumpul sekitar pukul 10.15 Wita ini mempertanyakan sejumlah hal terkait langkah penanganan pandemi Covid-19, khususnya vaksinasi di Kota Banjarmasin. 

Dipimpin Ketua HMI Cabang Banjarmasin, Nurdin Ardalepa, pengunjuk rasa melontarkan sejumlah pertanyaan skeptis khususnya terhadap Dinkes Kota Banjarmasin. 

Baca juga: Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksinasi, Puluhan Sopir Demo di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

Baca juga: Belum Kantongi Izin Kepolisan, Ratusan Mahasiswa di Palangkaraya Tetap Gelar Demo

Baca juga: Tim Pakar Penanggulangan Covid-19 ULM Sorot Demo Mahasiswa Kalsel, Taufik Arbain : Bermasker!

Diantaranya, penggunaan anggaran kesehatan penanganan Covid-19 di Banjarmasin yang mencapai miliaran rupiah, namun kapasitas vaksinasi oleh vaksinator Dinkes Kota Banjarmasin masih minim dan justru pelaksanaan vaksinasi didominasi oleh Polri serta TNI.

"Salah satunya soal penganggaran yang sampai Rp 10 miliar, dengan fakta di lapangan, vaksinator cuma sedikit," kata Nurdin. 

Mereka juga mempertanyakan informasi beredar bahwa ada oknum tenaga kesehatan yang menawarkan vaksinasi Covid-19 dengan imbalan biaya sebesar Rp 300 ribu.

Tak cuma itu, mereka juga melontarkan informasi bahwa Dinas Kesehatan dalam melakukan pengadaan alat kesehatan mendapatkan cashback sebesar 20 persen.

Massa pun sempat mengungkapkan kekecewaannya karena pernah kirim surat kepada DPRD Provinsi Kalsel, serta Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, untuk beraudiensi. Namun, tidak digubris, sehingga memilih untuk turun ke jalan. 

Kurang lebih satu jam berorasi, massa yang belum juga ditemui pihak yang diinginkannya sempat berupaya untuk mendekat ke Gedung Kantor DPRD Provinsi Kalsel.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved