Breaking News:

Selebrita

Isi Perjanjian Ria Ricis Sebelum Menikahi Teuku Ryan Terungkap, Hal Ini Terkait dengan sang Ibu

Ria Ricis akan menikah dengan pria asal Aceh yakni Teuku Ryan. Ini perjanjian adik Oki Setiana Dewi pada ibunya sebelum menikah nanti.

Penulis: Danti Ayu Sekarini | Editor: Murhan
instagram riaricis
Ria Ricis dan Teuku Ryan 

Dan untuk suami, hindari untuk mempersulit seorang istri yang ingin berbakti kepada orangtuanya. Berbakti seorang istri dalam hal ini, bukan lantas mengabaikan kewajibannya untuk berbakti kepada suami.

Berbakti untuk tidak melupakan kedua orang tuanya, dan tetap mengikuti saran orang tua yang baik, yang bisa diterapkan untuk keluarga dari saudaraku semuanya.

2. Menjalin Silaturahmi Dan Tetap Berkomunikasi

Meski anak perempuan sudah menikah, sangat dianjurkan untuk tetap bersilaturahmi dan menjalin komunikasi dengan keluarganya.

Silaturahmi dan komunikasi yang baik dari anak perempuan kepada orangtuanya, insyaallah akan mendatangkan berkah dari Allah kepada keluarga saudaraku semuanya.

Dalam QS. An-Nisa : 1, Allah SWT sudah berfirman : "Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya: Dan dari pada keduanya Allah memperkembang blakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan mempergunakan nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain. Dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu" (QS. An Nisa : 1).

Dari ayat tersebut sudah jelas dikatakan bahwa, seorang laki laki tidak dianjurkan untuk memutuskan tali silaturahmi seorang istri kepada orang tuanya Karena dari orangtua tersebutlah, telah lahir seorang anak perempuan yang saudaraku semuanya (laki-laki) ambil untuk dijadikan istr.

Pesan saya kepada seorang istri, apabila ada kesempatan, cobalah ajak komunikasi suami untuk datang bersilaturahmi dengan orang tua (mertua).

Karena dengan mempertahankan silaturahmi, Allah SWT akan memberikan berkah kepada keluarga saudaraku semuanya.

3. Membantu Kehidupan Orangtua

Saat kondisi orang tua kita semakin menua, tidak cukup tenaga untuk mencari nafkah sendiri, maka kewajiban seorang istri adalah membantu kehidupannya, apabila mampu.

Tentu untuk membantu kehidupan orang tua istri, haruslah dengan persetujuan dari suami.

Apabila dirasa mampu, dan mendapat izin dari suami, maka bantulah orang tua dari saudaraku semuanya.

Karena meringankan beban orang tua, terlebih lagi dalam hal perekonomian, insyaallah, Allah SWT akan memberikan rezeki yang jauh lebih besar lagi kepada keluarga saudaraku semuanya.

Dan saran saya untuk seorang suami, hindarilah mempersulit istri saat hendak membantu orang tuanya dari segi ekonomi, apabila dirasa mampu.

Namun apabila belum mampu, cukup mendoakan yang baik baik untuk kedua orang tua istri dan selalu mengasihi kedua orang tuanya.

4. Tidak Menggantungkan Diri Pada Orangtua

Mungkin saat wanita dipinang oleh laki-laki. kondisi dari wanita tersebut belum bekerja.

Seorang wanita tidak dianjurkan untuk menggantungkan dan menyulitkan orang tua setelah menikah Karena saat wanita sudah menikah maka kewajiban nafkah sepenuhnya adalah dari suami.

Dan suami harus sadar betul akan kewajibannya menafkahi istri, sebelum memutuskan untuk menikahinya.

Karena dalam hal ini, tugas dari orang tua perempuan sudah selesai untuk mendidik dan merawat anaknya Sehingga kewajiban tersebut mutlak berpindah kepada suaminya.

Jadi sangat tidak dianjurkan, saat wanita sudah menikah, tapi masih menyulitkan orang tua dalam hal perekonomian keluarganya.

Karena hal ini bisa memicu pertengkaran antara anak (perempuan) dan orang tuanya sendiri.

Berbeda kalau orang tua anak perempuan tersebut mampu dari segi ekonomi, dan atas kehendaknya sendiri ingin memberikan sesuatu kepada anaknya.

Hal ini bisa dikatakan sebagai hadiah orang tua kepada anak Jika seperti itu yang terjadi, maka tidak ada masalah Seorang anak harus amanah dengan apa yang diberikan orang tuanya.

Karena bisa jadi, pemberian tersebut adalah sesuatu hal yang belum bisa diwujudkan oleh keluarga dari saudaraku semuanya.

5. Merawat Orangtua di Masa Rentanya

Tidak ada satupun manusia yang tidak akan mengalami masa tua Oleh sebab itu, kewajiban seorang istri dikala orangtuanya sudah memasuki usia tua, maka sangat dianjurkan untuk terus merawat dan memerhatikan kondisi orangtuanya.

Meskipun untuk merawat dan menjaganya tidak sepenuhnya bisa dilakukan. Akan tetapi setidaknya, perhatian dan kasih sayang seorang anak perempuan kepada orang tuanya harus terus mengalir.

Dan seorang suami tidak dianjurkan untuk menghalangi istrinya yang ingin memberikan perhatian kepada orangtuanya di masa tua.

Yang terpenting adalah, kebutuhan dari seorang suami sudah terpenuhi. Apabila seorang suami menghalangi istrinya, sedang kebutuhan suami sudah terpenuhi, maka bisa dikatakan suami akan mendapatkan dosa besar, karena mempersulit istri dalam hal kebaikan.

Komunikasi antar pasangan dalam hal ini, sangatlah diperlukan. Dan apabila saudaraku adalah pasangan yang beriman juga takut kepada Allah, maka akan terjalin saling pengertian dan saling memahami kondisi masing masing.

Baca juga: Sikap Putra Bungsu Ashanty Saat Bertemu Amora si Anak Krisdayanti dan Raul Lemos, Arsya Bingung

Baca juga: Postingan Nia Ramadhani di Instagram Kini Tak Bisa Dikomentari Lagi, Beda Akun Ardi Bakrie

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post

(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved