Breaking News:

Berita Tapin

Pemkab Tapin Kembali Bangun Ruang Terbuka Publik. Anggarannya Capai Rp30 Miliar

Pemerintah Kabupaten Tapin kembali membangun ruang terbuka publik diantaranya fasilitas bagi pegiat kesenian kebudayaan, olahraga dan kuliner

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/stan
Lokasi pembangunan ruang terbuka publik di Kabupaten Tapin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kawasan Rantau Baru yang dirancang menjadi pusat perkantoran sekaligus tempat wisata yang ramah lingkungan terus dibangun dan ditata.

Terbaru, Pemerintah Kabupaten Tapin kembali membangun ruang terbuka publik diantaranya fasilitas bagi pegiat kesenian kebudayaan, olahraga dan tempat kuliner.

Kabid Cipta Karya PUPR Tapin, Fahmi Rizal mengatakan di ruang terbuka publik ini sedang dibangun fasilitas untuk penggiat kesenian kebudayaan, olahraga dan wadah kuliner.

"Anggarannya kurang lebih 30 miliar," jelasnya, Senin (20/9/2021).

Baca juga: Polres Tapin dan Apindo Gelar Vaksinasi Massal, Ribuan Warga di Binuang Terima Vaksin

Baca juga: Berhasil Budidayakan Hidroponik, Kades Mekarsari Kabupaten Tapin Jadi Narsum Nasional

Fahmi mengatakan pembagunan dan penataan ruang terbuka publik ini digenjot di atas tanah seluas lima hektare.

"Selain itu, ruang terbuka publik ini rencananya akan dibangun plaza penerima, plaza terbuka, gerbang samping, panggung terbuka, taman, gapura neon box asmaul husna, toilet wisata, jembatan kayu, air mancur anak, area skateboard dan panahan," lanjutnya.

Ia mengatakan penataan ruang yang diidam-idamkan masyarakat ini dinilai akan berdampak ke sektor perekonomian karena akan disediakan area bagi para pedagang kaki lima dan pujasera sebagai kawasan kuliner.

"Di area ruang terbuka publik ini memang sudah berdiri Galeri Tamasa yang diisi pusat kerajinan tangan khas masyarakat Tapin, dan dipercantik dengan pemandangan sungai Salak yang saat ini sedang dinormalisasi," jelasnya.

Baca juga: Penularan Covid-19 di Tanahlaut Melandai, Segini yang Masih Dirawat

Fahmi mengatakan di tempat itu juga rencananya dibangun Griya Sehat dari Kementrian Kesehatan RI.

"Pembangunan itu diproses secara bertahap. Khusus Griya Sehat tergantung dari Kementrian Kesehatan RI, pemerintah daerah sudah menyiapkan lahan dan persyaratannya," lanjutnya.

Ia mengatakan untuk menunjang ruang terbuka publik, sudah dalam rancangan untuk parkir motor berdaya tampung 150 unit dan mobil 80 unit.

Lokasi ruang terbuka publik di Kelurahan Rantau Kiwa yang sedang digenjot ini, hanya berjarak kurang lebih 300 meter dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang saat ini sudah mulai ramai dikunjungi masyarakat.

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved