Breaking News:

PPKM Diperpanjang

PPKM Diperpanjang, Penerbangan Internasional Hanya di Bandara Soekarno-Hatta & Sam Ratulangi Manado

Adapun dua bandara yang masih melayani penerbangan internasional yakni Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, dan Bandara Sam Ratulangi, Manado

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Penumpang saat tiba di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/5/2020). PPKM Diperpanjang, Penerbangan Internasional Hanya di Soekarno-Hatta dan Sam Ratulangi Manado 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemerintah Indonesia resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM). Bahkan saat ini juga membatasi penerbangan internasional hanya di dua bandara.

Kebijakan membatasi penerbangan internasional itu untuk mengantisipasi masuknya virus corona varian B.1.621 atau varian Mu di Indonesia.

Kebijakan pembatasan dilakukan melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub)

Adapun dua bandara yang masih melayani penerbangan internasional yakni Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, dan Sam Ratulangi, Manado. Sedangkan bandara internasional lainnya, seperti Ngurah Rai Bali, dilarang.

Baca juga: Diperpanjang Lagi, PPKM Level 4 di Banjarmasin dan Banjarbaru

Baca juga: BREAKING NEWS: PPKM Diperpanjang Lagi Hingga 4 Oktober 2021, Tidak Ada Level 4 di Jawa dan Bali

Keputusan ini tertuang dalam Surat Edaran Kemenhub Nomor 74 tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dari Luar Negeri dengan Transportasi Udara.

Kebijakan ini mulai berlaku efektif sejak 17 September 2021 dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi pandemi Covid-19.

"Secara umum pengaturan syarat perjalanan internasional baik di darat, laut, dan udara sama seperti aturan sebelumnya. Untuk syarat kesehatan merujuki pada SE Satgas Nomor 18 Tahun 2021 dan untuk kategori orang asing yang dapat masuk ke Indonesia merujuk pada Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, dari keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (20/9/2021).

Adapun prosedur dan syarat kedatangan penumpang juga ditetapkan demi keamanan.

Selain pelaku perjalanan berstatus warga negara asing (WNA), aturan perjalanan internasional juga berlaku bagi para pekerja migran asal Indonesia, warga negara Indonesia (WNI), awak pesawat penumpang maupun kargo, dan personel penerbangan yang akan masuk ke Indonesia.

Baca juga: Update Covid-19 Tanahbumbu: Kasus Menurun, Satgs Harapkan Turun ke PPKM Level 2

Baca juga: Kategori PPKM Kabupaten Kotabaru Kalsel Turun ke Level 2

Berikut ini prosedur dan syarat kedatangan penumpang internasional di bandara dilansir dari kompas.com:

  1. Setiap pelaku perjalanan internasional wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan internasional masuk ke wilayah Indonesia.
  2. Setiap operator moda transportasi di titik pintu masuk (entry point) perjalanan internasional diwajibkan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
  3. Penumpang WNI dan WNA dari luar negeri harus menunjukkan hasil negatif melalui tes Reverse-Transcriptase Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) dari negara asal keberangkatan yang pengambilan sampelnya dilakukan dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan dan dilampirkan pada saat pemeriksaan kesehatan serta mengisi e-HAC Internasional Indonesia melalui aplikasi PeduliLindungi atau secara manual pada negara asal keberangkatan.
  4. Khusus bagi penumpang WNA juga diwajibkan menunjukkan bukti kepemilikan asuransi kesehatan/asuransi perjalanan yang mencakup pembiayaan kesehatan dalam melakukan karantina maupun perawatan Covid-19 selama di Indonesia.
Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved