Breaking News:

Berita Batola

Batola dan Banjarmasin Tandatangani MoU Pengelolaan Kawasan Jembatan Alalak

Pemkab Batola dan Banjarmasin menyepakati kerjasama pengelolaan Jembatan Alalak yang akan diresmikan

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/muhammad tabri
Sekdakab Barito Kuala, H Zulkipli Yadi Noor, saat menandatangani MoU Pengelolaan Mekanikal Elektrikal dan Landscape yang ada di kawasan Jembatan Sei Alalak, di Aula BPJN Kalsel. Selasa (21/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Jelang diresmikannya Jembatan Sungai Alalak yang menghubungkan Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Barito Kuala (Batola), perwakilan kedua kepala daerah pun tandatangani nota kesepahaman bersama, Selasa (21/9/2021). 

Penandatanganan MoU ini mengenai Pengelolaan Mekanikal Elektrikal dan Landscape yang ada di kawasan Jembatan Sei Alalak. 

Disampaikan Syauqi Kamal, Kepala BPJN Kalimantan Selatan, secara kontrak pembangunan jembatan Cable stayed melengkung tersebut sudah selesai 100 persen. 

"Saat ini yang masih berlangsung hanya pekerjaan merapikan di sekitar bangunan utama, agar seusai diresmikan nantinya tidak lagi menyisakan pekerjaan lainnya," terang Syauqi.

Baca juga: Jelang Diresmikan Jembatan Alalak, Begini Harapan Masyarakat Batola

Baca juga: VIDEO Atasi Kemacetan Panjang di Gubernur Syarkawi, Sopir Truk Minta Jembatan Alalak Difungsikan  

Baca juga: Jembatan Alalak I Segera Difungsikan, Arus Lalu Lintas di Jalan Tembus Perumnas Bakal Dikembalikan

Berkenaan dengan itu, menurutnya inilah momentum penting kedua belah pihak untuk mencapai kesepakatan dalam menjaga dan mengembangkan potensi yang ada di kawasan Jembatan cable stayed melengkung ini. 

Syauqi pun berharap, kepada masing-masing daerah yang bertanggung jawab atas kawasannya, untuk tidak memperkenankan adanya kegiatan di lahan project yang telah dibebaskan. Hal ini ditakutkan mengganggu operasional fungsi jembatan hingga sulit ditertibkan. 

Mewakili Bupati Barito Kuala dalam penandatanganan MoU ini, Sekdakab H Zulkipli Yadi Noor menyatakan, peran utama Batola saat ini adalah merawat apa saja yang ada dan berkenaan dengan kawasan jembatan tersebut. 

"Intinya hari ini kita sepakat untuk menjaga dan merawat. Agar kemanfaatan, keindahan yang dibangun di sana tidak rusak," tukas Zulkipli. 

Terlepas dari itu, ia juga mencatat permintaan BPJN Kalsel sebagai PR dalam menjaga ketertiban. Jangan sampai ada aktivitas-aktivitas liar di kawasan tersebut sehingga mengganggu fungsi jembatan maupun keindahannya.

Baca juga: Tunggu Sertifikasi untuk Jembatan Alalak, Anggota DPRD Kalsel Minta Masyarakat Bersabar

Dalam kesempatan ini pula, Ibnu Sina, Wali Kota Banjarmasin menyambut baik kerjasama yang disepakati untuk merawat ikon Baru Kalimantan Selatan ini.

Ia pun mengharapkan langkah ini menjadi upaya yang tepat dalam memelihara ketahanan jembatan yang saat ini sudah sangat ditunggu-tunggu masyarakat peresmiannya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved