Breaking News:

Kampusiana

Dies Natalis ke-63, ULM Tambah Lima Guru Besar

Senin (21/9/2021) ULM Banjarmasin kembali menggelar Sidang Terbuka Senat ULM, Dies Natalis ke 63, diketuai oleh Prof Dr Ir H Gusti Muhammad Hatta, MS

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/muhammad rahmadi
Sidang Terbuka Senat ULM, Dies Natalis ke-63, terpusat di General Building. Acara di hadiri Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, Ketua DPRD Kalsel H Supian HK, perwakilan Polda Kalsel, Perwakilan Korem 101_Antasari, serta para tamu undangan, Selasa (21/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menginjak usia ke 63 tahun, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin tetap eksis berkontribusi pada bidang pendidikan di Kalimantan Selatan.

Senin (21/9/2021) ULM Banjarmasin kembali menggelar Sidang Terbuka Senat ULM, Dies Natalis ke 63, diketuai oleh Prof Dr Ir H Gusti Muhammad Hatta, MS.

Sementara Pidato diisi oleh Rektor ULM, Prof Dr H Sutarto Hadi, M Si, M Sc. Acara terpusat di General Building ULM Banjarmasin.

Dalam pidatonya, Sutarto mengatakan ULM telah memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama dalam kajian lingkungan lahan basah.

Baca juga: Kembangkan Potensi Perikanan Laut, FPK ULM Gelar Seminar Internasional di Banjarmasin

Baca juga: Gelar Rapat Terbuka Senat, Universitas Lambung Mangkurat Kini Miliki 65 Guru Besar

Baca juga: ULM Kukuhkan Lima Guru Besar, Salah Satunya Prof. Dr. dr. Triawanti, M.Kes Dari Fakultas Kedokteran

Sejumlah hak cipta (buku, modul dan program komputer), paten dan publikasi ilmiah telah dihasilkan, baik yang terbit di jurnal nasional terakreditasi maupun di jurnal internasional bereputasi.

Para dosen juga aktif sebagai pembicara dalam seminar dan konferensi nasional dan internasional. Berbagai kegiatan ilmiah dalam berbagai bidang ilmu juga dilaksanakan oleh ULM selaku tuan rumah. 

"Hal ini tentu membuat nama ULM semakin berkibar di tengah-tengah komunitas akademik nasional dan internasional. Dampak positif dari semakin banyaknya karya ilmiah dosen adalah ULM tetap bisa menjaga peringkatnya sebagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia," kata Sutarto.

Selain itu, menurut Sutarto para dosen semakin termotivasi dalam pengusulan kenaikan jabatan fungsional, khususnya untuk jabatan fungsional profesor (guru besar). 

Jumlah profesor meningkat pesat dengan rata-rata usia semakin muda. Hal ini menjadi pendorong perbaikan atmosfir akademik di kalangan mahasiswa dan dosen sendiri.

Dengan bertambahnya profesor kegiatan penelitian dan pembimbingan mahasiswa dalam penulisan skiripsi, tesis dan disertasi menjadi semakin baik. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved