Breaking News:

Berita Tabalong

Diluncurkan Sejak Juni, Kini Kartu Kendali Gas LPG 3 Kg di Tabalong akan Gunakan Brizzi

enerapan kartu kendali yang sudah diatur dalam Perbup Tabalong No 20 tahun 2021 telah dilaksanakan di kecamatan Murung Pudak sebagai pilot

Penulis: Dony Usman | Editor: Edi Nugroho
banjarmasinpost.co.id/donyusman
Peluncuran kartu kendali gas LPG 3 kilogram di halaman kantor kelurahan mabuun, program ini tahap awal menjadikan kecamatan murung pudak sebagai pilot project. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG- Penerapan kartu kendali yang sudah diatur dalam Perbup Tabalong No 20 tahun 2021 telah dilaksanakan di kecamatan Murung Pudak sebagai pilot project.

Menandai penerapan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong secara resmi meluncurkan program kartu kendali Gas LPG 3 Kg ini pada akhir Juni tadi.

Adapun beberapa kategori yang berhak mendapatkan kartu kendali, di antaranya warga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Dinas Sosial Tabalong.

Kemudian, mereka yang masuk kategori usaha mikro di Dinas Koperasi dan UMKM Tabalong serta di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabalong.

Baca juga: Harga Elpiji 3 Kg di Eceran Melambung, Warga Martapura Timur Ini Rela Antre di Pangkalan

Baca juga: Gas Elpiji 3 Kg Dikeluhkan, Harganya Melambung Hingga Rp 35 Ribu

Baca juga: VIDEO Harga Elpiji 3 Kg Melonjak, Disperindag Banjar Sosialisasikan Kartu Kendali LPG Bersubsidi

Baca juga: Disperindag Banjar Sosialisasi Kartu Kendali Pengguna Elpiji Subsidi di Martapura

Kepala Disperindag Tabalong, Husin Ansari, Selasa (21/9/2021), menyampaikan, saat ini penerapan kartu kendali gas LPG 3 kilogram di Kecamatan Murung Pudak masih berjalan lancar.

"Sampai saat ini masih terus berjalan dan pemegang kartu kendali merasa sangat terbantu karena lebih mudah dapatkan gas LPG," katanya.

Untuk saat ini pembagian kartu kendali juga akan melibatkan kelurahan dan desa, tidak lagi langsung dari SKPD terkait seperti diawal.

Dalam waktu dekat pihaknya juga akan melakukan evaluasi penerapan di kecamatan Murung Pudak yang menjadi pilot project.

Rencananya apabila dari hasil evaluasi ini dan dinyatakan berhasil, maka penerapan akan berlanjut untuk kecamatan Tanjung.

Husin menambahkan kedepan penerapan kartu kendali ini direncanakan akan menggunakan Brizzi yang akan difasilitasi BRI.

Dimana ditargetkan penerapan Brizzi ini bisa dilakukan di Kecamatan Tanjung, yang menjadi wilayah kedua setelah Kecamatan Murung Pudak untuk menerapkan kartu kendali.

"Brizzi ini tinggal MoU dengan BRI, mereka siap mensuport memfasilitasi menggunakan Brizzi," katanya.

Dengan penggunaan Brizzi ini tentunya akan lebih memudahkan karena tidak lagi menggunakan uang tunai saat pembayaran. (banjarmasinpost.co.id/donyusman).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved