Breaking News:

Hukum Mewarnai Rambut

Hukum Mewarnai Rambut Bagi Anak-anak, Berikut Alasan Larangan Pakai Semir Hitam

Simak hukum mewarnai rambut bagi anak-anak yang telah diatur Islam bagi umat muslim.

Penulis: Mariana | Editor: M.Risman Noor
shutterstock
Ilustrasi mewarnai rambut di salon 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Simak hukum mewarnai rambut bagi anak-anak yang telah diatur Islam bagi umat muslim.

Saat ini mewarnai rambut menjadi gaya hidup yang trend di kalangan anak muda tak terkecuali anak-anak dan remaja.

Pemakaian cat rambut kerap dijadikan sebagai penunjang penampilan yang membuat tampil percaya diri.

Ada pula yang menjadikannya usaha mewarnai rambut sebagai sumber penghasilan atau tuntutan pekerjaan.

Baca juga: Niat Shalat Dhuha dan Cara Melaksanakan, Lengkap dengan Doa Usai Mengamalkan

Baca juga: Keutamaan Shalat Israq, Ibadah Sunah Senilai Ibadah Umrah dan Haji

Serta alasan umum lainnya menutupi rambut yang berubah menjadi uban dengan berbagai warna, bisa hitam dan warna-warni.

Sejak zaman Rasullullah SAW, Islam telah memberikan aturan soal pewarnaan rambut.

Lantas bagaimana hukum mewarnai rambut dengan semir hitam?

Ilustrasi rambut yang diwarnai di salon.
Ilustrasi rambut yang diwarnai di salon. (dok HVAR Salon/kompas.com)

Dikutip Banjarmasinpost.co.id dari Tribun Timur, Dosen Universitas Muhammadiyah Enrekang, Dr Ilham Kadir mengatakan tidak boleh mewarnai rambut uban dengan warna hitam.

“Tetapi kalau sudah beruban lalu dicat warna pirang misalnya, maka boleh saja,” katanya, Rabu (10/2/2021).

Namun, lanjut Ketua Lembaga Penelitian dan Pengembangan Islam, Majelis Intelektual dan Ulama Muda Sulsel Litbang MIUMI Sulsel, kalau tidak ada uban lalu mewarnai rambutnya dengan aneka warna maka tidak boleh.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved