Breaking News:

Berita Banjarmasin

Harga Elpiji 3 Kg Melambung di Eceran, Hiswana Migas Kalsel Imbau Warga Beli di Pangkalan

Harga gas elpiji 3 kg di tingkat eceran kembali mengalami kenaikan. Bahkan, harganya menembus di atas Rp 30 ribu.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/frans rumbon
PLT Ketua Hiswana Migas Kalsel, Syarifah Rugayah (kiri) meminta warga membeli elpiji 3 kg di pangkalan, Rabu (22/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Harga gas elpiji 3 kg di tingkat eceran kembali mengalami kenaikan. Bahkan, harganya menembus di atas Rp 30 ribu.

Padahal di tingkat pangkalan maupun agen, Harga Eceran Tertinggi (HET) hanya sebesar Rp 17.500 per tabungnya.

Dikonfirmasi terkait hal ini, PLT Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kalsel, Syarifah Rugayah menerangkan bahwa sejatinya stok bahkan juga distribusi elpiji saat ini masih normal.

Syarifah Rugayah pun memastikan bahwa harga di tingkat agen maupun pangkalan sejauh ini tidak ada perubahan.

Baca juga: Harga Elpiji 3 Kg Tidak Terkendali, Tim Satgas LPG Polda Kalsel Intensifkan Pengawasan

Baca juga: Harga Elpiji 3 Kg di Eceran Melambung, Warga Martapura Timur Ini Rela Antre di Pangkalan

Baca juga: Gas Elpiji 3 Kg Dikeluhkan, Harganya Melambung Hingga Rp 35 Ribu

"Di tingkat agen dan pangkalan sangat kita awasi, dan tidak ada yang berani menjual di atas HET. Dan distribusi maupun stok untuk saat ini masih normal," katanya.

Disinggung mengenai tingginya harga di tingkat pengecer, Syarifah Rugayah menerangkan itu bukan wewenang dari Hiswana Migas Kalsel.

"Kalau di agen dan pangkalan selalu kita awasi, tapi kalau beli di eceran misalnya di warung-warung bukan wewenang kita. Makanya sebaiknya kalau mau beli di pangkalan saja," terangnya, Rabu (22/9/2021).

Disinggung mengenai adanya isu kenaikan HET, Syarifah Rugayah pun tidak menampik akan adanya wacana tersebut.

"Usulan kenaikan HET ini dari agen maupun pangkalan. Mereka ingin ada penyesuaian harga, apalagi sudah enam tahun tidak ada kenaikan, sementara harga angkutan, buruh dan sebagainya sudah naik. Dan juga HET di daerah-daerah lain sudah naik," jelasnya.

Baca juga: Gas Elpiji 3 Kg di Batola Melambung, Kini Eceran Tembus 35 Ribu

Masih terkait dengan wacana ini, Syarifah Rugayah juga menerangkan bahwa pihaknya pun akan mengusulkan ke Pemprov Kalsel, khususnya lagi Gubernur.

"Kita akan segera mengusulkan, tergantung nanti dari Gubernur memutuskan," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved