Breaking News:

Kriminalitas Balangan

Korupsi Kalsel, Sidang Menanti Mantan Kades Kambiyain Kabupaten Balangan

Korupsi Kalsel. Mantan Kepala Desa Kambiyain jadi terdakwa atas kerugian negara Rp 199.000.000 dan akan disidangkan Pengadilan Tipikor Banjarmasin.

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/ISTI ROHAYANTI
Warga Desa Kambiyain, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, saat melakukan audiensi bersama Kasi Intel Kejari Balangan, Masagus Rudy, bersama Kasi Pidsus Kejari Balangan, Yunan, di halaman Kantor Kejari Balangan, Paringin, Provinsi Kalimantan Selatan, terkait kasus dugaan korupsi dana desa, Senin (19/10/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Korupsi Kalsel. Oknum mantan Kepala Desa Kambiyain, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, ditetapkan sebagai terdakwa dalam dugaan korupsi.

Sejak kasus di Desa Kambiyain Balangan ini dalam penyelidikan pada 2020, selanjutnya perkara tersebut sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Banjarmasin.

Hal ini disampaikan Kasi Pidsus Kejari Balangan, Arif, sehubungan dengan penyidikan terhadap terdakwa sudah selesai.

Penahanan pada yang bersangkutan dilakukan pada Juli 2021, berlanjut dengan pelimpahan berkas ke Jaksa Penuntut Umum pada 9 Agustus 2021 dan P21 pada bulan yang sama.

Baca juga: Dugaan Korupsi Dana Desa Kambiyain Masuk Tahap Penyidikan, Kejari Balangan Kirim SPDP ke KPK

Baca juga: VIDEO : Warga Kambiyain Datangi Kantor Kejari Balangan

Baca juga: Tak Ingin Cacat Hukum, Permintaan Pemberhentian Kades Kambiyain Ditindaklanjuti Sesuai Prosedur

Baca juga: VIDEO Warga Desa Kambiyain Ngeluruk ke Kantor Bupati Balangan, Tuntut Kades Dicopot

"Perkaranya sudah kami limpahkan ke Pengadilan Tipikor Banjarmasin, kemarin. Tinggal menunggu jadwal sidang," ucap Arif, Rabu (22/9/2021).

Saat ini, ucapnya, terdakwa dititipkan di Lapas Amuntai. Diketahui, dia dikenakan pasal 2 ayat 1 UU Tipikor. 

Dugaan kerugian negara yang diakibatkan dari tindak pidana korupsi tersebut, ucap Arif, sekitar Rp 199.000.000.

Kemudian, Arif juga menerangkan, saat ini terdakwa pada kasus tersebut masih satu orang. Namun tidak menutup kemungkinan adanya tersangka lain. 

(Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved