Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Sebanyak 30 Pelaku UKM di Kalsel Latihan Mendesain Kemasan Produk Ekspor

Sebanyak 30 UMKM Kalsel dilatih membuat desain kemasan, pilihan warna, bentuk tulisan yang tepat agar tampilan produknya menarik supaya bisa ekspor.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Workshop Pengembangan Desain Kemasan Produk Ekspor yang diikuti pelaku UMKM, diselenggarakan atas kerja sama Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag RI. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Workshop Pengembangan Desain Kemasan Produk Ekspor bersama Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag  RI.

Total ada sebanyak 30 peserta yang mana mereka adalah pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM).

Mereka masing-masing membawa produknya. Kemudian, kemasan dan label dinilai dan dievaluasi oleh pemateri.

Bukan hanya diberi masukan, akan tetapi peserta kemudian dibimbing bagaimana penggunaan kemasan yang baik dan tepat untuk produk tersebut.

Baca juga: Harga Elpiji 3 Kilogram di Kalsel Makin Tak Terkendali, di Banjarbaru Tembus  Rp 40 Ribu

Baca juga: VIDEO Webinar Ekspedisi di Banjarmasin, Lima Keperluan Masyarakat dalam Pengiriman Barang

Begitu pula tentang label, konten yang wajib dicantumkan di label apa saja, pilihan warna dan pilihan bentuk tulisannya yang tepat, agar tampilan kemasannya nanti lebih menarik minat konsumen untuk membelinya.

Tidak hanya berhenti di situ, peserta diberikan waktu tuk konsultasi tentang bagaimana membuat desain kemasan produk yang benar dan standar.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani, Rabu (22/9/2021), menjelaskan, dengan ini pelaku UKM Kalsel bisa mengembangkan kemampuan dalam mendesain kemasan produk ekspor guna meningkatkan value produk.

Workshop tersebut memberikan bimbingan untuk membuat desain kemasan yang menarik dan berstandar internasional, sehingga dapat menarik minat konsumen.

Baca juga: 72 Pasar Tradisional di Kalsel Sudah Selesai Direvitalisasi Antara Tahun 2016-2019

Baca juga: Sektor Pendapatan Pajak Kendaraan dan Air Permukaan Dimaksimalkan Bakeuda Kalsel

“Apa saja yang harus dicantumkan di dalam suatu label kemasan, standar kemasannya itu bagaimana, agar kemasan benar-benar berfungsi untuk melindungi produk didalamnya dengan aman dan sesuai standar,” jelas Birhasani.

Nantinya, dua UKM Kalsel dengan kemasan terbaik berkesempatan untuk mengikuti bimbingan desain kemasan yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan. Desain dari UKM Kalsel sudah menarik dan memenuhi syarat.

"Namun semua ini harus dikembangkan dan lebih ditingkatkan, sehingga desain-desain itu nantinya terutama UKM yang desainnya masih belum tampil menarik agar bisa mengembangkan desain sesuai standar," pungkasnya.

(Banjarmasinpost /Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved