Breaking News:

Tajuk

Menyalip Presiden Jokowi

Jembatan Sei Alalak dibangun untuk menggantikan Jembatan Kayu Tangi 1 yang telah berusia sekitar 30 tahun

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID - JEMBATAN Alalak Baru tengah jadi perhatian warga, khusus warga Kota Banjarmasin dan Kabupaten Batola. Warga menungu, kapan jembatan ini diresmikan. Awalnya akan diresmikan pertengah September 2021. Namun menurut kabar tertunda hingga November 2021 nanti.

Warga begitu menantikan berfungsinya jembatan yang digarap empat tahun lalu dan menelan dana ratusan miliar rupiah itu.

Jembatan gantung sepanjang 850 meter itu punya peran vital. Jadi jalur utama yang menghubungkan Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Barito Kuala serta menuju Provinsi Kalteng. Dampaknya pun akan sangat besar bagi perekonomian masyarakat di sekitar.

Sebelumnya kawasan ini terkenal karena macetnya. Yang paling parah adalah di Jalan Gubernur Syarkawi atau Lingkar Utara. Pasalnya, truk bermuatan besar tak bisa melintas di jembatan alternatif di Jalan Cemara. Mereka pun harus bersabar melintas di Jalan Lingkar Utara yang kondisinya rusak parak pascaditerjang banjir.

Jembatan Sei Alalak dibangun untuk menggantikan Jembatan Kayu Tangi 1 yang telah berusia sekitar 30 tahun.

Dinukil dari keterangan di laman pu.go.id, 16 Juli 2021, jembatan lengkung Sei Alalak didesain untuk dapat dilintasi kendaraan dengan tonase maksimal 10 ton, lebih kuat dari struktur jembatan lama Kayu Tangi 1 yang berasal dari rangka baja kelas B dengan kemampuan menahan beban kurang dari 8 ton.

Selain itu, juga telah diperhitungkan kekuatan jembatan ini dengan konstruksi tahan gempa, dan masa layanan hingga 100 tahun.

Saat warga menunggu kepastian kabar kapan jembatan difungsikan dan diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), justru malah ramai didului oleh rombongan Motor Gede (Moge) yang melintasi Jembatan Alalak Baru, Selasa (21/9/2021). Videonya viral di media sosial, situasi ini memantik ragam reaksi dari masyarakat.

Parahnya lagi, dari pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XI Banjarmasin, melalui Koordinator pengawas lapangan penggantian jembatan Sei Alalak Baru, Daniel Hutagalung saja menyebut tidak ada izin yang memperbolehkan jembatan bisa dilalui saat ini. Pada dasarnya jelas Daniel jembatan tersebut tak boleh dilintasi umum atau belum dibuka karena belum diresmikan dan dalam masa perawatan.

Jadi buah bibir, Muhamad Pazri dari Borneo Law Firm juga menyorot soal Jembatan Alalak baru yang dilintasi rombongan motor gede ini. Ya, cukup menggelitik momen yang terjadi ini, dirinya menegaskan ada sanksi.
Seolah rombongan moge ini sudah menyalip atau mendahului Presiden Jokowi yang akan meresmikannya nanti. Juga menyalip kepentingan masyarakat yang sangat mendambakan jembatan bisa difungsikan.
Jadi harapan agar masyarakat bisa bersabar, juga pengendara lainnya bisa taat aturan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved