Breaking News:

Berita Banjarmasin

Namanya Terseret Rombongan Lintasi Jembatan Alalak I, Ini Klarifikasi Wali Kota Banjarmasin

Adanya rombongan motor gede (moge) yang melintasi Jembatan Alalak I Cable Stayed menyeret nama Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID/FRANS RUMBON
Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Adanya rombongan motor gede (moge) yang melintasi Jembatan Alalak I Cable Stayed menyeret nama Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina.

Seperti diketahui melintasnya rombongan moge yang terekam video di Jembatan Alalak I Cable Stayed begitu viral, karena sejatinya jembatan ini belum diresmikan dan bahkan belum dibuka untuk umum.

Nama Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina ikut terseret, karena ikut hadir dalam acara pelepasan rombongan moge dalam gelaran Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Indonesia Rally 2021 tersebut.

Ibnu hadir pada pelepasan yang dilaksanakan di Duta Mall Banjarmasin pada Selasa (21/9/2021) pagi. Dan rombongan saat itu dilepas oleh Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) yakni Irjen Pol Rikwanto.

Baca juga: Lagi Viral, Ini Alasan BBPJN XI Banjarmasin Jembatan Alalak Belum Juga Dibuka untuk Umum

Baca juga: Jembatan Alalak I Belum Bisa Difungsikan, Begini Harapan DPD Organda Kalsel

Baca juga: Kasat Lantas Polresta Banjarmasin Bantah Berikan Pengawalan Rombongan Moge saat di Jembatan Alalak

Baca juga: Potong Jarak Tempuh, Sejumlah Sopir Angkutan Ingin Jembatan Alalak I Segera Difungsikan

Kepada awak media, Ibnu pun membenarkan bahwa dirinya turut hadir dalam acara pelepasan rombongan moge tersebut.

"Saya diundang untuk hadir ikut melepas. Dan yang melepas saat itu Kapolda. Dan mereka mau ke Sampit. Setelah dilepas, kita juga tidak tahu mereka lewat situ," ujar Ibnu, Kamis (23/9/2021).

Ibnu menambahkan bahwa rombongan moge ini sendiri melakukan kegiatan bakti sosial di setiap kota yang disinggahi.

Kemudian Banjarmasin pun juga mendapatkan bantuan berupa dua ton beras yang kemudian didistribusikan ke masyarakat.

"Pemko Banjarmasin menerima dua ton beras. Tapi bukan kemudian menyerahkan bantuan itu kita izinkan Jembatan Alalak I. Jadi kita minta maaf, kita juga tidak tahu terkait izin dan sebagainya," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved