Breaking News:

Berita Banjarmasin

Polda Kalsel Tegaskan Tak Ada Pengawalan Moge di Jembatan Alalak I Banjarmasin

Sudah viral sejak Selasa (21/9/2021) malam, video yang menggambarkan melintasnya iring-iringan pengendara motor gede (Moge) di Jembatan Sei Alalak, Ko

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID/ACHMAD MAUDHODY
Kepala Bidang Humas Polda Kalsel, Kombes Mochamad Rifa’i. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sudah viral sejak Selasa (21/9/2021) malam, video yang menggambarkan melintasnya iring-iringan pengendara motor gede (Moge) di Jembatan Sei Alalak, Kota Banjarmasin masih jadi perbincangan hangat masyarakat Banua, Kamis (23/9/2021).

Dimana netizen Banua menyebut adanya perlakuan istimewa terhadap rombongan iring-iringan tersebut yang dapat melintasi Jembatan Sei Alalak sebelum diresmikan dan dibuka untuk umum.

Terkait hal ini, Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Mochamad Rifa’i menegaskan Polda Kalsel tak memberikan perlakuan khsusus terhadap iring-iringan moge tersebut.

Ia menegaskan, tidak ada pengawalan khusus dari Kepolisian Lalu Lintas (Polantas) terhadap iring-iringan yang diketahui merupakan iring-iringan dari para pengendara Harley Davidson Club Indonesia terssebut.

Baca juga: Rombongan Moge Melintasi Jembatan Alalak Cable Stayed Viral, Ini Klarifikasi HDCI Kalsel

Baca juga: VIDEO Polda Kalsel Tindaklanjuti Iringan Moge di Jembatan Alalak Banjarmasin

Baca juga: BBPJN Banjarmasin Sebut Tak Beri Izin Moge Melintas di Jembatan Alalak Baru

Baca juga: Video Iring-Iringan Moge di Jembatan Sei Alalak Viral, Polda Kalsel: Kepolisian Akan Tindaklanjuti

"Dari start sampai ke lokasi (jembatan) itu langsung dipimpin oleh Captain Rider-nya. Kalau dilihat video memang mirip jaket seragam Polantas tapi itu Captain Rider," kata Kombes Pol Rifa’i kepada Banjarmasinpost.co.id, Kamis (23/9/2021).

"Saya tegaskan itu adalah Captain Rider. Bisa dicek lagi videonya itu Captain Rider, baju jaketnya memang mirip anggota Polantas," sambungnya.

Begitu pula saat melintas di Jembatan Sei Alalak kata Kabid Humas, tak ada pengawalan oleh Kepolisian.

"Mereka melintas (jembatan) itu koordinasi dengan pihak penanggungjawab proyek," terangnya.

Pendampingan oleh Kepolisian terhadap iring-iringan tersebut menurut Kabid Humas baru dilakukan saat berada di wilayah Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala (Batola)

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved