Breaking News:

Berita Batola

Pelebaran Jalan Handil Bakti Hingga Simpang Serapat Kabupaten Batola Masih Terkendala Lahan

Pelebaran Jalan Trans Kalimantan dari Jembatan Handil Bakti hingga Simpang Serapat Kabupaten Batola terhambat karena ada lahan yang belum dibebaskan.

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD TABRI
Ruas Jalan Trans Kalimantan di kawasan Simpang Serapat, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Jumat (24/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Jalan Trans Kalimantan dari Jembatan Handil Bakti hingga Simpang Serapat, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan, akan dibuat menjadi empat lajur.

Namun nampaknya Pelebaran Jalan Trans Kalimantan di ruas tersebut belum bisa rampung hingga akhir tahun ini karena masih ada lahan yang belum dibebaskan dan sejumlah kendala lainnya.

Mengenai pelebaran di ruas Jalan Trans Kalimantan yang belum bisa dilaksanakan ini, Rafi'i, warga Desa Puntik Tengah, Kecamatan Mandastana, menilai memang sedikit janggal jika tidak diselesaikan.

"Kan kalau dari arah Handil Bakti, jalannya lebar. Nah tiba-tiba mendekati Simpang Serapat menyempit. Alangkah baiknya, lebar jalan itu sama semua sampai akhir," ucapnya, Jumat (24/9/2021).

Baca juga: VIDEO Balai Jalan Nasional Minta Pemkab Batola Bebaskan Lahan PKL Boneka, PKL Buah Segera Dipindah

Baca juga: Proyek Pelebaran Jalan Sepanjang 3 Kilometer di Marabahan Kalsel Bakal Dilelang

Baca juga: BPN dan Balai Jalan Nasional Survei Pelebaran Jalan yang Diduduki Ratusan PKL Handil Bakti Batola

Hal ini berkenaan dengan kenyamanan dan keselamatan pengendara sendiri, mengingat di jalur tesebut lalu lintas lumayan padat.

Sebelumnya, Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XI Banjarmasin, Sauqi Kamal, mengatakan, masih ada sekitar 700 meter sisa jalur yang belum bisa digarap.

"Kami akan coba cari cara penyelesaiannya tahun depan untuk 700 meter ini, karena dana dari provinsi belum memenuhi juga," beber pejabat BBPJN XI Banjarmasin ini, beberapa waktu lalu. 

Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XI Banjarmasin, Sauqi Kamal.
Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XI Banjarmasin, Sauqi Kamal. (BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD TABRI)

Ia pun mengungkapkan, dari sepanjang 700 meter itu, permasalahan yang beluk kelar adalah pembebasan lahan, adanya jalur PDAM dan perlunya pemindahan tiang listrik. 

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved