Breaking News:

Berita Tapin

Perpres Dana Abadi Pesantren, Kemenag Tapin : Kado Istimewa Hari Santri 2021

Hadirnya Perpres Dana Abadi Pesantren disambut gembira Kemenag Tapin dan menyebut ini Kado Istimewa Hari Santri 2021

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/stanislaus Sene
Kasi PD dan Ponpes Kemenag Tapin, Abdul Murad. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kantor Kementrian Agama Tapin melalui Kasi Pendidikan Dasar dan Pondok Pesantren Abdul Murad SPdi MPd menyambut baik keluarnya aturan pemerintah RI tentang dana abadi pesantren, Jumat, (24/09/2021).

Adapun peraturan yang telah diterbitkan Presiden RI Ir Joko Widodo yakni Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren.

Terbitnya Pepres No 82 tahun 2021 ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan pesantren di Indonesia dan adanya regulasi baru yang memperkuat Pemerintah Daerah untuk mengalokasikan dana APBD bagi Pondok Pesantren di masing-masing daerah.

Menanggapi hal tersebut, Kasi PD dan Ponpes Kemenag Tapin, Abdul Murad mengatakan terbitnya Perpres tersebut merupakan kado istimewa bagi kami menjelang Hari Santri tahun 2021 ini.

"Kami sangat bangga dan mendukung," jelasnya.

Baca juga: Perpres Dana Pesantren, Kepala Kemenag Berharap Pesantren di Kabupaten Banjar Semakin Mandiri

Baca juga: WASPADA Hoaks Penerima Bantuan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam, Kemenag: Sudah Ditutup

Abdul Murad mengatakan dengan adanya Perpres nomor 82 tahun 2021 tentang Pendanaan Pondok Pesantren itu diharapkan seluruh pondok pesantren khususnya yang ada di kabupaten Tapin lebih diperhatikan.

"Kami berharap Pemkab Tapin tiap tahun menganggarkan dana dalam APBD untuk pondok pesantren," jelasnya.

Abdul Murad mengatakan dalam Perpres tersebut menyatakan bahwa salah satu yang bertanggung jawab menyediakan dana abadi Pondok Pesantren itu yakni Pemerintah Daerah.

"Jadi kami sangat mengharapkan dengan adanya hal itu kedepan Ponpes - Ponpes di Tapin bisa berjalan dan berkembang lebih baik dan menjalankan pendidikan khususnya bidang keagamaan lebih profesional, tandasnya.

Ia mengatakan jumlah pondok pesantren di Tapin yang terdaftar atau memiliki izin operasional sebanyak 17 Pondok Pesantren di tambah 1 Ponpes yang sedang dalam proses izin operasionalnya.

"Kami berharap di tahun 2022 nanti sudah berjalan guna keberlangsungan Ponpes tersebut,meski Perpres itu baru terbit sekarang,"Jelasnya.

Baca juga: Pemerintah Dorong Pesantren Manfaatkan KUR untuk Mandiri dan Berjiwa Usaha

Untuk diketahui, di Kabupaten Tapin terdapat 17 Pondok Pesantren yang terdaftar atau memiliki izin operasional yakni Ponpes Darul Muhibbien Kecamatan Binuang, PPS Izzul Hasan Binuang, Ponpes Datu Aling Kecamatan Binuang.

Kemudian, Assuniyyah Tambarangan, Kecamatan Tapin Selatan, Subulussalam, Kecamatan Tapin Tengah, Nurul Hidayah, Kecamatan CLU, Tuan Guru Haji Ismail Qhadi, Kecamatan Tapin Utara, Ummu Salamah, Kecamatan Tapin Utara, Siti Khadijah, Kecamatan Tapin Utara.

Adapun Pondok Pesantren lainnya Ponpes Riyadhus Salam Kecamatan CLS, Ibnu Salam, Kecamatan CLS, Tarbiyatuddiniyah, Kecamatan CLU, Al - Hidayah, Kecamatan CLU, Nurul Jannah, Kecamatan CLU, Miftahussalam, Kecamatan CLU, Muthi'ul Huda, Kecamatan Hatungun dan Yanbu'ul Qur'an 4, Kecamatan Salam Babaris. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved