Breaking News:

Berita Batola

Kepala SMAN 1 Marabahan Kabupaten Batola Berharap PTM Bisa Cepat Digelar

Kepala SMAN 1 Marabahan Kabupaten Batola, Rasyidi, berharap setelah anak didiknya divaksin maka bisa segera melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka.

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD TABRI
Siswa menjalani vaksinasi Covid- 19 dosis pertama di SMAN 1 Marabahan, Kota Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (25/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Sejumlah pelajar SMA sederajat di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai menjalani vaksinasi Covid-19.

Begitu pula yang terjadi SMAN 1 Marabahan, Kota Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Hari ini, Sabtu (25/9/2021) sebanyak 262 orang dari sekitar 300 siswa SMAN 1 Marabahan yang didaftarkan menerima vaksinasi dosis pertama jenis Sinovac.

Diungkapkan Rasyidi, Kepala SMAN 1 Marabahan, pihaknya sangat mendukung adanya vaksinasi ini. Karena bisa menjadi bahan pertimbangan agar sekolah tatap muka kembali digelar.

Baca juga: Pelebaran Jalan Handil Bakti Hingga Simpang Serapat Kabupaten Batola Masih Terkendala Lahan

Baca juga: UPDATE Covid-19 Kalsel: Meninggal 1, Sembuh 45, Positif 43

"Alhamdulillah, harapannya dengan sudah divaksin ini kita bisa secepatnya menggelar Pembelajaran Tatap Muka," ucap Rasyidi.

Hal ini berkenaan dengan tingginya kekhawatiran siswa atau orangtua siswa terpapar Covid-19 selama ini,  jika PTM berlangsung. Sedangkan siswa belum mendapatkan vaksinasi.

Rasyidi pun menyampaikan, sejauh ini tenaga pengajar di sekolahnya juga sudah mengantongi sertifikat vaksinasi hingga 90 persen. Ini juga menjadi salah satu bahan pertimbangan guna menggelar PTM.

Terlepas dari itu, ia pun mengatakan bahwa di Kabupaten Batola, PTM terbatas telah berlangsung untuk tingkat SD dan SMP. Karena, kebijakan berpegang pada Dinas Pendidikan (Disdik) setempat.

Baca juga: Cegah Rabies, Pemilik Kucing di Batola ini Vaksinasi Hewan Kesayangan

Baca juga: Batola dan Banjarmasin Tandatangani MoU Pengelolaan Kawasan Jembatan Alalak

"Karena tingkat SMA bernaung di Disdik Provinsi, makanya kami belum bisa, kalau belum dapat izin," imbuhnya.

Di sisi lain, terkait harapan bisa dilaksanakannya PTM ini, yaitu agar pembelajaran bisa lebih efektif dan maksimal.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved