Breaking News:

Banjir Kalteng

Ratusan Selimut Disalurkan Aliansi Tabalong Peduli untuk Korban Banjir Katingan Kalteng

Aliansi Tabakong Peduli membagikan 200 lembar selimut dan 115 bahan pokok sehari-hari untuk korban banjir Kalteng

Penulis: Dony Usman | Editor: Eka Dinayanti
aliansi tabalong peduli
-Ratusan Selimut Disalurkan Aliansi Tabalong Peduli untuk Korban Banjir Katingan Kalteng 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Penyaluran bantuan korban banjir Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali dilakukan relawan Aliansi Tabalong Peduli.

Jika dua pekan ebelumnya didistribusikan bahan pokok makanan dari masyarakat Tabalong kali ini mereka membagikan ratusan selimut.

Pada penyaluran untuk kedua kalinya, Aliansi Tabakong Peduli dengan dibantu beberapa mahasiswa STIT Tabalong membagikan 200 lembar selimut dan 115 bahan pokok sehari-hari.

"Bantuan yang didistribusikan sesuai dengan kebutuhan penyintas banjir. Sebelum berangkat kami berkomunikasi dan koordinasi dengan masyarakat Katingan. Sembako saat ini lebih dari cukup. Mereka meminta selimut," jelas Sekretaris Aliansi Tabalong Peduli, Erlina Effendi Ilas.

Baca juga: Penggelapan di Kalsel, Pelaku Jual Beli Bio Solar di Tabalong Diamankan, Korban Dirugikan Rp 43 Juta

Baca juga: Narkoba Kalsel, Gerebek Rumah, Satresnakoba Polres Tabalong Amankan Penghuni Diduga Pengedar Sabu

Menurut Erlina, mereka berangkat dari Tanjung pada Rabu lalu dan langsung menuju titik bencana di Desa Parupuk, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah.

Untuk menuju lokasi itu, Aliansi Tabalong Peduli terpaksa mengambil jalur memutar melewati Banjarmasin -Palangka Raya- Katingan. Jalan pintas melalui jalur Buntok masih mengalami banjir di Bukit Rawi.

Dari Katingan rombongan menuju Kereng Pangi dan sudah ditunggu di Pelabuhan Bekahi Desa Petak Bahandang untuk menuju Desa Parupuk yang berjarak 1.5 jam perjalanan kelotok.

"Sampai di sana, rombongan Aliansi Tabalong Peduli disambut Kepala Desa, Pak Pendi. Kami mengelilingi kampung pascabanjir besar, yang rumahnya rata-rata masih digenangi air walau tidak sedalam dua minggu lalu," ujar Ketua KS2 Tabalong ini.

(banjarmasinpost.co.id/donyusman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved