Breaking News:

Berita Banjarmasin

Digelar Besok, Kadisdikbud Kalsel Pastikan Jaringan Internet Bisa Akomodir ANBK di Kalsel 

Kadisdikbud Provinsi Kalsel, H M Yusuf Effendi memastikan, pelaksanaan ANBK tetap dimulai besok.

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, H M Yusuf Effendi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tahapan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) jenjang SMA, SMK dan SLB di Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai digelar, Senin (27/9/2021).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Kalsel, H M Yusuf Effendi memastikan, pelaksanaan ANBK tetap dimulai besok.

Adanya gangguan jaringan internet Telkom yang terjadi beberapa hari sebelumnya kata Yusuf sudah bukan menjadi persoalan. 

"Kami sudah konfirmasi ke panitia dan pihak Telkom, dikatakan jaringan sudah kembali bisa digunakan untuk pelaksanaan ANBK," kata Yusuf dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, Minggu (26/9/2021).

Baca juga: Kepala Disdikbud Kalsel Dorong Keaktifan Kepsek Mengupayakan Vaksinasi untuk Pelajar

Baca juga: Masih Ada Sekolah Berakreditasi di Bawah B, Kadisdikbud Kalsel Ingatkan Kepala Sekolah

Karena itu, tak ada perubahan atau penyesuaian jadwal pelaksanaan ANBK berbasis Computer Assisted Test (CAT) di Kalsel. 

Dijadwalkan, sebanyak 13.374 peserta didik di Kalsel akan mengikuti ANBK di sejumlah sekolah, baik di sekolahnya sendiri maupun di sekolah penyelenggara ANBK terdekat yang sudah ditentukan. 

Pasalnya memang tak semua sekolah melaksanakan ANBK secara mandiri melainkan ada sekolah yang siswanya menumpang ANBK di sekolah lain. 

Lebih spesifik yaitu 186 SMA secara mandiri dan 14 SMA menumpang, 121 SMK secara mandiri dan 5 SMK menumpang lalu 24 SLB melaksanakan secara mandiri. 

"Sekolah yang menjadi lokasi ANBK ini yang sebelumnya juga sudah pernah menyelenggarakan UNBK. Karena ada beberapa sekolah yang walaupun fasilitasnya memadai tapi tidak terjangkau sinyal, jadi menumpang ke sekolah terdekat yang bisa menyelenggarakan," kata Yusuf.

ANBK merupakan metode untuk memotret kelebihan dan kekurangan kinerja pembelajaran dan sistem pendidikan secara umum. 

Baca juga: ANBK Digelar September ini, Kadisdikbud Kalsel: Siswa Tak Perlu Persiapan

Baca juga: Masih Tunda Pembelajaran Tatap Muka, Kadisdikbud Kalsel Sebut Empat Faktor

Ada tiga komponen utama yang diukur dalam ANBK, yaitu kompetensi minimum, survei karakter dan survei lingkungan sekolah. 

Hasil ANBK nantinya akan menjadi tolak ukur bagi komponen-komponen pelaksana sistem pendidikan termasuk guru dan tenaga kependidikan, sekolah, dinas pendidikan dan pemerintah secara umum. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved