Breaking News:

Azis Syamsuddin Ditangkap KPK

MAKI Dorong KPK Kembangkan Kasus Azis Syamsuddin, Diduga Tak Hanya Satu Kasus Dugaan Suap

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin diduga tak hanya terlibat dalam 1 kasus dugaan suap. Masyarakat Anti Korupsi ( MAKI) pun minta KPK kembangkan

tribunnews
Mantan wakil ketua DPR RI Azis Syamsuddin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kasus dugaan suap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) yang melibatkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menjadi sorotan publik tanah air.

Diduga, Azis yang kini telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai wakil rakyat itu tidak hanya terlibat dalam satu kasus.

Mempertimbangkan hal itu, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menemukan alat bukti tambahan guna mengembangkan dugaan korupsi yang melibatkan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

Hal itu disampaikan Koordinator MAKI Boyamin Saiman pada Kompas.com, Minggu (26/9/2021).

“Saya mendorong KPK menemukan 3 sampai 4 alat bukti termasuk petunjuk dan rekaman pembicaraan, sadapan atau kloning dari alat komunikasi,” katanya.

Baca juga: Simak Pengganti Azis Syamsuddin Jadi Waket DPR RI, Golkar Punya 85 Politisi di Parlemen

Baca juga: Sikapi Azis Syamsuddin, Habib Aboe Tegaskan MKD Bertindak Sesuai Aturan

Baca juga: Azis Syamsuddin Dicekal, KPK Dalami Peran Waket DPR Dalam Kasus Suap Wali Kota Tanjungbalai

Baca juga: Reaksi MKD DPR RI Saat Azis Syamsuddin Dijemput Paksa KPK dan Jadi Tersangka

Sebab, Boyamin juga menduga bahwa Azis juga terlibat dalam perkara korupsi selain suap terkait perkara di Kabupaten Lampung Tengah yang juga melibatkan mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju.

“Juga terkait Aliza Gunado yang diduga orangnya Pak Azis yang mengurus Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017 untuk Lampung Tengah dari APBN,” ungkap dia.

Selain itu Boyamin juga menduga bahwa Azis juga terkait dengan perkara mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari.

Dalam dakwaan Robin yang disampaikan jaksa penuntut umum (JPU) KPK, Rita diduga memberikan uang Rp 5,197 miliar pada Robin dan pengacara Maskur Husain.

Jaksa juga menduga bahwa Robin dan Rita dikenalkan oleh Azis.

“Juga terkait dengan Rita Widyasari dimana saat-saat kemarin menjadi tersangka pencucian uang dan divonis bersalah atas dugaan suap,” imbuh dia.

Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (25/9/2021) dini hari. KPK resmi menahan Azis Syamsuddin terkait kasus dugaan korupsi pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah.
Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (25/9/2021) dini hari. KPK resmi menahan Azis Syamsuddin terkait kasus dugaan korupsi pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah. (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Diketahui Azis Syamsuddin ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi pemberian hadiah dan janji terkait penanganan perkara yang ditangani KPK di Lampung Tengah.

Penetapan status tersangka itu disampaikan Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (25/9/2021).

Sebelumnya Azis diketahui meminta agar pemanggilannya ditunda 4 Oktober karena ia sedang menjalani isolasi mandiri.

Namun Azis kemudian dijemput oleh penyidik KPK, Jumat (24/9/2021). (*)

Baca juga: Kronologi Waket DPR RI Azis Syamsudin Tersangka Kasus Uang Pelicin Rp 3,1 Miliar, Kini Ditahan KPK

Baca juga: Ruang Kerja dan Rumah Azis Syamsuddin Digeledah KPK, MAKI: Sudah Agak Terlambat

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved