Breaking News:

Bumi Saijaan

Masyarakat atau Desa di Kotabaru Boleh Memanfaatkan Lahan Cagar Alam, Begini Ketentuannya

Sekda Kotabaru mengajak semua pihak komitemen bersama untuk saling menjaga lingkungan dari kegiatan yang dapat merusak ekosistem.

Penulis: Herliansyah | Editor: Eka Dinayanti
Diskominfo Kotabaru
Sekdakab Kotabaru Said Akhmad menyampaikan sambutan di acara RPJP beberapa hari lalu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Sekretaris Daerah H Said Akhmad mengatakan kawasan cagar alam di Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan banyak menyimpan keanekaragaman hayati.

Dengan banyaknya keanekaragaman flora dan fauna tersimpan, sehingga harus dilestarikan dan dilindungi dari berbagai ancaman.

Oleh karena itu, Said Akhmad mengajak semua pihak komitemen bersama untuk saling menjaga lingkungan dari kegiatan yang dapat merusak ekosistem.

"Karena memperbaiki kerusakan ekosistem lebih mahal biayanya," jelas Said Akhmad beberapa hari lalu.

Sekdakab Kotabaru Said Akhmad (tengah) saar menghadiri kegiatan RPJP beberapa hari lalu
Sekdakab Kotabaru Said Akhmad (tengah) saar menghadiri kegiatan RPJP beberapa hari lalu
(Diskominfo Kotabaru)

Hal itu diungkapkan Said Akhmad, setelah mengikuti kegiatan Konsultasi Publik Rencana Pengelolaan Jangka Panjang (RPJP) Cagar Alam Sungai Lulan, Sungai Bulan dan Teluk Pamukan Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan Priode 2022-203.

Diharapkan Said, melalui RPJP dapat meningkatkan peran serta melestarikan kawasan cagar alam dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Masyarakat sekarang ini boleh memanfaatan lahan cagar alam untuk pengelolaan usaha msyarakat atau desa dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang bermanfaat bagi masyarakat. (aol)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved