Breaking News:

Berita Banjarbaru

Kewenangan Ditarik Pemerintah Pusat, Bidang Minerba di Dinas ESDM Kalsel Bakal Dihapus

Bidang Minerba di Dinas ESDM Kalsel bakal dihapuskan seiring dengan ditariknya kewenangannya oleh pemerintah pusat

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.co.id/dony usman
Ilustrasi-Tambang Batubara di Lumbang, Tabalong. Bidang Minerba dihapus dari Dinas ESDM Kalsel setelah kewenangannya ditarik oleh pemerintah pusat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Setelah kewenangannya diambil alih oleh Pemerintah Pusat, Bidang Mineral dan Batubara pada Dinas ESDM Kalsel bakal dihilangkan.

Kepala Biro Organisasi Pemprov Kalsel, Gusti Rahmatmengatakan, bidang Minerba pada Dinas ESDM Kalsel akan dihilangkan. Dinas ESDM nantinya jelas Rahmat akan lebih fokus pada bidang energi.

"Bidang Minerba nanti akan hilang karena kewenangannya sudah diambil alih pusat, jadi lebih berfokus ke bidang energi," jelas Rahmat, Senin (27/9/2021).

Tak hanya itu, Dinas ESDM  juga akan digabung dengan Dinas Perindustrian Kalsel. Sehingga namanya akan berubah menjadi Dinas ESDM dan Perindustrian Kalsel.

Baca juga: Judicial Review 9 Pasal UU Minerba Diterima MK, WALHI Kalsel : Pemprov Harusnya Ikut Mendukung

Baca juga: Dinas ESDM Kalsel Sosialisasikan UU Minerba No 3/2020, Daerah Tetap Miliki Peran Strategis

Ia menyebut, pada Dinas ESDM ada tiga bidang yang dihilangkan, sedangkan pada Dinas Perindustrian ada dua bidang yang dihapuskan.

Meski begitu, UTP yang kini ada di bawah Dinas ESDM dan Dinas Perindustrian Kalsel takkan digabung.

Menurutnya, UPT akan tetap berdiri sendiri dan tetap berada di bawah dinas namun dengan dinas yang baru setelah penggabungan.

Penyederhanaan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) ini jelasnya kini dalam tahap evaluasi dari Kemendagri.

Sementara dari Pansus Perubahan SOTK dan Pemprov Kalsel jelasnya telah menyetujui melakukan perubahan SOTK dari sebelumnya 34 dinas dan badan menjadi 29 dinas dan badan.

"Ada lima dinas dan badan yang digrupping, Dinas ESDM dan Perindustrian, Dinas Ketahanan Pangan dengan Dinas Tanam Pangan Hortikultura, Bappeda dengan Balitbangda, Dinas Koperasi dengan Dinas Perdagangan, dan Dinas PUPR Kalsel dengan Dinas Permukiman," rincinya.

Sebelumnya Kadis ESDM Kalsel Isharwanto sekitar 8 bulan lalu atau persisnya sejak 10 Desember 2020 lalu, semua kewenangan pertambangan ada di pusat.

Baca juga: Walhi Kritisi Klaster Minerba di UU Omnibuslaw, Diduga Pesanan Pemodal Minerba

Pihak ESDM daerah, kata dia kini masih menunggu Peraturan Pemerintah dan Kepres saja. Disinggung kewenangan apa yang masih tersisa di ESDM Provinsi? Isharwanto menyebutkan hanya tersisa soal pengurusan kelistrikan.

"Kita hanya ngurus bidang listrik saja," kata Isharwanto. (Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved