Breaking News:

Berita Batola

Santri Ponpes di Batola Ini Mengaku Senang, Pertama Dapat Vaksin Covid-19 di Lingkungan Keluarga

Berlangsung di ruang kelas, sebanyak 150 santri dan santriwati di Pondok Pesantren Ulumul Quran menjalani vaksinasi Covid-19

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Syaiful Akhyar
BIN Kalsel
Santri Ponpes Ulumul Quran saat menjalani vaksinasi Covid- 19 yang diinisiasi Badan Intelejen Nasional (BIN) Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO, ID, MARABAHAN - Berlangsung di ruang kelas, sebanyak 150 santri dan santriwati di Ponpes Ulumul Quran menjalani vaksinasi Covid-19, Senin (27/9/2021) pagi.

Satu di antara ratusan santri tersebut Rizali Rahman, pelajar yang duduk di bangku kelas 8 wustha ini mengaku senang dengan adanya vaksinasi secara massal.

Hal ini berkenaan dengan ia jadi yang pertama di lingkungan keluarganya yang mendapatkan dosis pertama. Selain itu, ia juga dapat izin dari orang tua untuk divaksin.

"Alhamdulilah bisa divaksin, tentunya senang. Karena orangtua atau keluarga belum ada yang divaksin, namun tetap mengizinkan," ceritanya.

Baca juga: Seleksi CPNS di Tanahlaut Berlangsung di 4 Tempat, Mayoritas di Pelaihari

Baca juga: Amankan Dokumen Kasus Jual Beli Jabatan di Probolinggo, KPK Geledah 3 Lokasi

Baca juga: Hari Pertama ANBK di SMAN 1 Banjarmasin, Lega Ujian Berjalan Lancar Begini Tanggapan Siswa dan Guru

Terkait vaksinasi yang merambah kalangan santri ini, Pimpinan Ponpes Ulumul Quran, Muhammad, turut bersyukur karena dapat perhatian pemerintah, instansi dan dinas terkait dalam pelaksanaannya.

Ia pun menilai langkah ini penting untuk menunjang lancarnya pembelajaran secara tatap muka di masa pandemi masih berlangsung.

"Untuk hari ini total ada 150 santri dan santriwati yang berusia minimal 12 tahun untuk menerima suntikan dosis pertama," terangnya.

Ia pun menyampaikan, guna kenyamanan bersama, vaksinasi yang digelar ini telah disosialisasikan kepada santri dan orang tuanya.

Hal ini dinilai penting untuk kesediaannya divaksin. Karena beberapa di antaranya masih belum diperkenankan orang tua santri.

Jadi tidak ada keterpaksaan. Mereka kita beri pemahaman, kemudian jika bersedia maka diminta membawa fotokopi Kartu Keluarga," tegas Ustadz berambut sebahu ini.

Di samping itu, ia pun berharap vaksinasi untuk santrinya ini bisa maksimal berjalan. Hingga selururuh santri terlindungi dari paparan Covid-19.

Terkait vaksinasi yang diinisiasi Badan Intelejen Nasional (BIN) ini, setidaknya ada 1.000 dosis yang disediakan untuk santri yang ada di sejumlah daerah Kabupaten Barito Kuala.

Pelaksananya sendiri berlangsung di lima tempat selama dua hari, yakni di Ponpes Ulumul Quran, Al-Munawwir, Ni'matul Aziz, Ahsanul Ilmi dan Al-Mujahidin.

(banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved