Breaking News:

Berita Batola

BNI Kucurkan KUR untuk Petani Porang di Wanaraya, Muslim Sebut Dapat Pinjaman Rp 50 Juta

BNI Mengucurkan pinjaman KUR untuk 14 petani porang di Batola. Muslim satu diantara petani penerima KUR menyebut dapat pinjaman Rp 50 Juta

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Hari Widodo
Muhammad untuk BPost
Petani Porang asal Kecamatan Wanaraya, Kabupaten Barito Kuala (Batola) saat proses peminjaman KUR di Kantor BNI Cabang Banjarmasin, Selasa (28/9/2021) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN -  Bank BNI kembali kucurkan pinjaman untuk 14 petani porang Kecamatan Wanaraya, Kabupaten Barito Kuala. 

Muslim diantara belasan petani yang menerima pinjaman tersebut. Ia mendapatkan pinjaman 50 juta rupiah untuk budidaya satu hektar porang di lahannya. 

Ia senang karena untuk permodalan menggarap lahan bisa teratasi dengan kesepakatan pembayaran pasca panen. 

"Tentunya kami senang dengan program ini, semoga usahanya berjalan lancar dan mampu meningkatkan penghasilan kami," tuturnya, Selasa (28/9/2021). 

Baca juga: Petani Porang Memakai Pengeringan Matahari, Dinas Pertanian Balangan Tawarkan Oven

Baca juga: Lihat Peluang Usaha Besar, ASPI Batola Ajukan KUR untuk Bertanam Porang

Baca juga: Petani Kalsel Ekspor Porang Dalam Bentuk Chip, Harga Mencapai Rp60 Ribu per Kilogram

Disampaikan Wakil Pimpinan Sentra Bisnis SME Bank BNI Cabang Banjarmasin, Alvin Sebastian Pandy, untuk masing masing petani dengan luas lahan 1 hektar mendapatkan pinjaman sebesar 50 juta rupiah. 

Sedangkan untuk penyaluran dengan model KUR lintas musim ini sifat pembayarannya transaksional, yaitu bayar setelah panen, dengan jangka waktu diberikan untuk estimasi ke depan selama 12 bulan.

Terkait berlanjutnya kerjasama ini, Ketua Asosiasi Petani Porang Indonesia (ASPI) Barito Kuala, Sutrisno Subroto mengungkapkan, pihaknya sangat gembira dan tambah bergairah mengembangkan budidaya porang ini.

"Selama ini kami memang sangat kekurangan modal untuk bisa lebih meningkatkan produktivitas, dengan adanya pinjaman ini semoga menjadi solusi yang tepat," pungkasnya.

Baca juga: Pembudidayaan Tanaman Porang Ternyata Mudah, Bernilai Ekspor Sangat Tinggi

Belakangan ini, budidaya porang memang mulai mencuri perhatian dalam usaha pembudidayaannya di sejumlah daerah di Kalimantan Selatan. 

Selain harga yang terbilang tinggi, juga peluang pasar yang besar hingga bisa diekspor ke luar negeri. 

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved