Berita Tapin

Ciptakan Tiga Teknologi Tepat Guna di Desanya, Begini Cerita Sukses Pria Warga BinuangTapin Ini

Maulana Akbar, warga asal Desa Pulau Pinang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin berhasil menjuarai lomba teknologi tepat guna dua kali berturut-turut.

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Syaiful Akhyar
Pemdes Pulau Pinang
Maulana Akbar saat mempraktekkan penggunaan alat hasil diciptakannya dalam lomba Teknologi Tepat Guna Tingkat Kabupaten. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Maulana Akbar, warga asal Desa Pulau Pinang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin berhasil menjuarai lomba teknologi tepat guna dua kali berturut-turut, Selasa (28/09/2021).

Informasi yang dihimpun banjarmasinpost.co.id keberhasilan tersebut tidak terlepas dari usahanya untuk mencari dan menemukan adanya hambatan-hambatan di desanya.

Ia mengatakan semua berawal dari hasil analisa terkait hambatan-hambatan apa saja yang ada di lingkungan desa baik di sektor kesehatan, peternakan dan pertanian.

"Analisa tersebut saya lakukan dengan cara terjun langsung ke lapangan serta obrolan-obrolan santai dimasing-masing sektor usaha masyarakat yang ada di desa kami," jelasnya.

Baca juga: Narkoba Kalsel, 70 Paket Sabu Siap Edar, Digagalkan Satres Narkoba Polres Tapin

Baca juga: Ilegal Fishing di Kandangan HSS, Pelaku Sempat Kejar-Kejaran Dengan Petugas

Baca juga: Gerakan Mahasiswa Peduli FMIPA ULM, Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis

Maulana mengatakan setelah mendapatkan informasi terkait kendala-kendala tersebut, pihaknya bersama Tim Posyantek langsung mencari atau menggali informasi ke Desa Desa lain.

Ia mengatakan tehnologi tepat guna di era kemajuan jaman sekarang ini, tentunya mempunyai hubungan yang erat dengan ruang lingkup UMKM baik itu sektor pertanian dan Peternakan.

Maulana Akbar praktekkan penggunaan alat yang diciptakannya dalam lomba Teknologi Tepat Guna Tingkat Kabupaten.
Maulana Akbar praktekkan penggunaan alat yang diciptakannya dalam lomba Teknologi Tepat Guna Tingkat Kabupaten. (Pemdes Pulau Pinang)

"Bertepatan dengan Desa Pulau Pinang saat ini sudah meluncurkan produck unggulan berupa beras lokal yang dikemas dalam bentuk kemasan lima kilogram dan 10 kilogram serta usaha peternakan domba dan kambing," jelasnya.

Pemuda kelahiran Tapin ini mengatakan melihat potensi tersebut, muncul lah upaya untuk terus menggali informasi yang dapat menunjang dalam pencapaian hasil usaha tersebut.

"Saya akui bahwa sebagian besar para petani di Desa Pulau Pinang sudah cerdas dan bijak terutama dalam pemanfaatan teknologi untuk pengolahan-pengolahan sektor-sektor potensial," lanjutnya.

Ia mengatakan dari sini lah kemudian saya menciptakan alat pencacah limbah pertanian seperti batang jagung manis dan jerami padi agar untuk pakan ternak sapi dan kambing dan alhamdulliah pada 2020 lalu berhasil meraih juara 1 tingkat Kabupaten.

"Tidak berhenti di situ, setelahnya saya juga mencipatkaan Leigt Trap mengunakan energi biogas dari Limbah Peternakan yang berfungsi untuk mengetahui popolasi HPT (Hama Penggangu Tanaman) agar petani bijak dalam penggunaan Fungisida dalam pencegahan serangan HPT," lanjutnya.

Ia mengatakan alat Leigt Trap ini selain untuk mencegah serangan HPT juga dapat meringankan biaya operasional sebanyak 30 persen.

"Alat tersebut diikutkan dalam lomba TTG tingkat Provinsi dan alhamdulillah mendapatkan Juara 3," jelasnya.

Selain itu, terbaru, Pria kelahiran 25 November 1986 ini juga menciptakan alat Capaya Rotary yang berfungsi untuk pengolahan batang sagu yang dijadikan sebagai pakan ternak bebek, ayam dan kambing dan alhasil selain menekan biaya operasional hingga 40 persen, pihaknya juga berhasil juara 1 untuk kedua kalinya di tingkat Kabupaten.

Menanggapi hal itu, Kabid Pembangunan dan Pengembangan Usaha Ekonomi Kreatif pada Dinas PMD, Iwan Satriayansyah saat dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id mengatakan apa yang telah dicapai tersebut merupakan motivasi bagi masyarakat di Desa-desa lain.

"Intinya adalah bisa menjadi contoh bagi desa lain di Tapin untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat umum di desa," jelasnya.

(banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved