Breaking News:

Berita HST

Dana Hibah 2021 Rp 1.282.500.000, Pemkab HST Sosialisasikan Proses Pencairannya

Pemkab Hulu Sungai Tengah bakal mengucurkan dana hibah senilai Rp 1.282.500.000.

Penulis: Hanani | Editor: Edi Nugroho
Prokonpim HST
Sosialisasi pencairan dana hibah Pemkab Hulu Sungai Tengah 2021. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID,BARABAI- Pemkab Hulu Sungai Tengah bakal mengucurkan dana hibah senilai Rp 1.282.500.000.

Dana tersebut akan disalurkan kepada Badan, Lembaga, Organisasi kemasyarakat yang berbadan hukum Indonesia, dengan sumber dana dari APBD HST.

Selain itu hibah dari Pemerintah Provinsi Kalsel senilai Rp 200.000.000 untuk masjid/langgar yang terdampak musibah banjir bandang 14 Januari 2021 lalu.

Kabag Kesra Pemkab HST yang panitia penyelenggara sosialisasi,H Ahmadi menjelaskan, belanja hibah untuk bantuan hibah ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan terkait sesuai persyaratan calon penerima hibah.

Baca juga: Dana Hibah Rp 1.282.500.000, Pemkab HST Sosialisasikan Proses Pencairannya

Baca juga: Bantu Pulihkan Pariwisata, Pemerintah Salurkan Dana Hibah ke Pemerintah Daerah

Baca juga: Curhat ke DPRD Banjarbaru, PHRI Kalsel Suarakan Bantuan Dana Hibah untuk Karyawan

Baca juga: Sekdakab Kotabaru Apresiasi Hibah Program TJSL PT Pelindo III Kotabaru

"Termasuk proses pencairan dan penyusunan laporan pertanggung jawabannya agar tertib penyaluran, pemanfaatan dan pertanggungjawabannya,"kata Ahmadi Selasa (28/9/2921).

Sosialisasi hibah urusan keagamaan atau peribadatan dan pembangunan tempat ibadah serta pemeliharaan rumah ibadah dinilai positif dan sangat penting untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada seluruh stakeholder, lembaga penerima bantuan agar tercapai pemahaman tentang tata cara penganggaran, pelaksanaan dan penatausahaan dan pelaporan serta monitoring dan evaluasi belanja hibah dan belanja bantuan sosial yang bersumber dari APBD.

Sementara, Bupati HST Aulia Oktafiandi berharap, para penerima bantuan hibah memperhatikan dan memahami dengan baik dan benar apa yang telah disampaikan , serta mengaplikasikan pada lembaga masing-masing.

Sebab berdasarkan analisis dari BPK dan KPK,selama ini dana hibah dan bantuan sosial merupakan sasaran yang paling mudah untuk disalahgunakan. Oleh karena itu, pemahaman yang benar tentang dana hibah harus disebarluaskan diseluruh jajaran instansi dan masyarakat

“Kami berharap penerima hibah membuat laporan pertanggungjawaban yang mempresentasikan bahwa dana hibah yang diterima telah dipergunakan sesuai usulan. Usulan harus disertai bukti-bukti pengeluaran yang lengkap dan sah sesuai aturan. (Banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved