Breaking News:

Bumi Tuntung Pandang

Kukuhkan Puluhan Guru Penggerak, Ini Pesan Penting Bupati Tanah Laut Sukamta

Sektor pendidikan menjadi bagian penting pilar pembangunan di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel). Karena itu pemerintah

Penulis: Idda Royani | Editor: Edi Nugroho
Diskominfo Tala
Bupati Tala HM Sukamta mengukuhkan puluhan Guru Penggerak di Balairung Tuntung Pandang, Sabtu (25/9). 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sektor pendidikan menjadi bagian penting pilar pembangunan di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel). Karena itu pemerintah daerah setempat terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan.

Langkah yang ditempuh antara lain menambah sumber daya manusia (SDM) atau tenaga pengajar atau guru. Pasalnya, hingga sekarang di sejumlah sekolah terutama yang berada di wilayah pinggiran dan pelosok masih kekurangan guru.

Selain itu juga meningkatkan kapasitas kalangan tenaga pendidik tersebut sehingga memiliki kemampuan lebih. Program Pendidikan Guru Penggerak pun mulai diintensifkan oleh Pemkab Tala.

Akhir pekan tadi Bupati Tala HM Sukamta melakukan penutupan dan pelepasan Peserta Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan I. Kegiatan ini diselenggarakan di Balairung Tuntung Pandang.

Baca juga: Elpiji Melon di Tala Kembali Seret, Sukamta Ingatkan Pangkalan JanganLanggar Aturan

Baca juga: Pasca TMMD, Tentara Tanahlaut Berencana Lanjutkan Jalan Tembus Kabupaten Tala-Banjar

Baca juga: Satu Lagi Orang Meninggal Terinfeksi Covid-19 di Tala, Pasien Dirawat Tersisa Puluhan Orang

"Menjadi seorang guru merupakan pilihan yang mulia. Karena itu guru diharapkan menjadi agen-agen dalam sistem pendidikan dan sistem pembelajaran yang lebih baik," ucap Sukamta.

Bupati Tala HM Sukamta mengukuhkan puluhan Guru Penggerak di Balairung Tuntung Pandang, Sabtu (25/9).
Bupati Tala HM Sukamta mengukuhkan puluhan Guru Penggerak di Balairung Tuntung Pandang, Sabtu (25/9). (Diskominfo Tala)

Sebanyak 43 orang guru yang telah menyelesaikan pendidikan pada program tersebut. Program itu mereka jalani selama sembilan bulan dan akhir pekan tadi resmi dikukuhkan secara langsung oleh bupati.

Sukamta menyampaikan dalam sistem pembelajaran perlu adanya reformasi pendidikan yang cepat, tepat, dan akurat. Jadi, mampu melahirkan generasi-generasi didik yang akan bersaing pada masa akan datang.

Apalagi saat ini Indonesia memasuki era industri 4.O sehingga diharapkan para tenaga pendidik bisa memberikan pembelajaran yang lebih baik. "Ini penting agar nantinya anak-anak didik kita bisa menghadapi persaingan," pungkasnya.

Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid.

Pendidikan Guru Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan selama sembilan bulan bagi calon Guru Penggerak. Selama program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru. (aol)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved