Breaking News:

Yayasan Adaro Bangun Negeri

"Mandai" Paman Gundul si Tangguh di Masa Pandemi

Abdul Hadi atau dikenal dengan Paman Gundul adalah seorang pengolah mandai tradisional dari Desa Riwa, Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan.

Editor: Eka Dinayanti
yayasan adaro bangun negeri
Abdul Hadi atau dikenal dengan Paman Gundul adalah seorang pengolah mandai tradisional dari Desa Riwa, Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Mandai olahan khas dari Banjar yang dibuat dari kulit buah cempedak ini sangat populer di masyarakat, apalagi saat musim buah ini tiba.

Abdul Hadi atau dikenal dengan Paman Gundul adalah seorang pengolah mandai tradisional dari Desa Riwa, Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan.

Walaupun di tengah pandemi COVID-19, olahan mandai dari pria berumur 33 tahun ini tetap bisa eksis dan diburu oleh masyarakat.

"Sebenarnya usaha kami sanggup bertahan pada pandemi ini, karena olahan yang dijual tidak hanya olahan keripik mandai saja. Melainkan ada juga jaruk mandai atau kulit cempedak yang telah dibersihkan dari kulit luarnya lalu difermentasi," kata Paman Gundul

Namun Paman Gundul tidak menampik bahwa pandemi juga berpengaruh kepada usaha sederhananya.

Ia menyebutkan, bahwa olahan mandai mengalami penurunan penjualan di masa pandemi, tetapi masih bisa bertahan dengan mengurangi produksinya.

Kemudian, setelah ia coba pasarkan secara online olahan jaruk mandai dalam bentuk kiloan dan dalam kemasan toples, ternyata penjualannya sangat laku.

Selain itu, ungkapnya, setelah diberlakukannya PPKM ini pelanggan di luar kota yang mau ke dalam kota berkurang.

Produk olahan mandainya sendiri sifatnya adalah sebagai souvenir atau buah tangan untuk tamu dari dalam maupun luar kota.

"Dan beberapa tahun ini pameran-pameran ditiadakan, serta perjalanan dinas oleh ASN juga berkurang. Akan tetapi alhamdulillah ada CSR PT Adaro Indonesia yang masih membeli produk kami," tuturnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved