Bulan Safar 1443 H

Hukum Ziarah Kubur di Rebo Wekasan atau Arba Mustakmir Safar 1443 H, Begini Penjelasan UAS

Rabu terakhir di Bulan Safar 1443 H atau Arba Mustakmir sebentar lagi tiba. Tepatnya 6 Oktober 2021 atau 29 Safar 1443 H.

Editor: M.Risman Noor
Hukum Ziarah Kubur di Rebo Wekasan atau Arba Mustakmir Safar 1443 H, Begini Penjelasan UAS
Ibrahim Ashabirin
Para PNS pun mendatangi Makam Datu Sanggul Tapin dalam rangka hari Arba Mustamir yang jatuh Pada Rabu (9/1/2012). Di sana mereka memanjatkan berbagai doa.

Dan hal-hal yang ghaib dapat diketahui dengan petunjuk Alquran dan sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Meyakini datangnya malapetaka atau hari sial di hari Rabu terakhir bulan Shafar ( Rebo Wekasan) termasuk jenis thiyarah (meyakini pertanda buruk) yang dilarang.

Karena ini merupakan perilaku dan keyakinan orang Jahiliyah.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لا عدوى ولا طيرة ولا هامَة ولا صَفَر وفر من المجذوم كما تفر من الأسد

Baca juga: 3 Pilihan Waktu Terbaik Sholat Tahajud, Sesudah Isya hingga Sebelum Sholat Subuh, Mana yang Mustajab

“Tidak ada penyakit menular (yang menyebar dengan sendirinya tanpa kehendak Allah), tidak pula ramalan sial, tidak pula burung hantu dan juga tidak ada kesialan pada bulan Shafar. Larilah dari penyakit kusta sebagaimana engkau lari dari singa”. (HR Bukhari, 5387 dan Muslim, 2220).

Al-Hafidz Ibnu Rajab al-Hanbali, mengatakan, “Maksud hadits di atas, orang-orang Jahiliyah meyakini datangnya sial pada bulan Safar.

Maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam membatalkan hal tersebut.

Pendapat ini disampaikan oleh Abu Dawud dari Muhammad bin Rasyid al-Makhuli dari orang yang mendengarnya.

Rabu 6 Okotber 2021 memasuki Arba Mustamir. Dianjurkan memnbaca Surah Yasin dan Tasbih Nabi Yunus.
Rabu 6 Okotber 2021 memasuki Arba Mustamir. Dianjurkan memnbaca Surah Yasin dan Tasbih Nabi Yunus. (tribunwow.com)

Barangkali pendapat ini yang paling benar. Banyak orang awam yang meyakini datangnya sial pada bulan Safar, dan terkadang melarang bepergian pada bulan itu.

Meyakini datangnya sial pada bulan Shafar termasuk jenis thiyarah (meyakini pertanda buruk) yang dilarang.” (Lathaif al-Ma’arif, hal 148).

Hadratus Syeikh Hasyim Asy’ari pernah ditanya tentang hukum Rebo Wekasan dan beliau menyatakan bahwa, “Semua itu tidak ada dasarnya dalam Islam (ghairu masyru’). Umat Islam juga dilarang menyebarkan atau mengajak orang lain untuk mengerjakannya."

Baca juga: LAFADZ Doa Dianjurkan Dibaca Usai Sholat Tahajud, Simak Juga Tata Cara Sholat Tahajud Agar Diijabah

Pendapat Ustadz Abdul Somad

Dipublikasikan di YouTube oleh Nasehat Islam pada 2 Juni 2018, Ustadz Abdul Somad membahas tentang tradisi umat Islam Indonesia di hari Arba Mustakmir arat Rebo Wekasan ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved