Breaking News:

OTT KPK di HSU

Ketua DPRD Kabupaten HSU Dipanggil KPK, Agenda di Dewan Didelegasikan ke Wakil

OTT KPK di HSU, Ketua DPRD Almien Ashar Safari dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi sehingga agenda di dewan dijalankan para wakil.

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Alpri Widianjono
PEMKAB HSU
Rapat paripurna saat dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dan dihadiri Wakil Bupati, Husairi Abdi. 

Setelah semua administrasi kontrak pekerjaan selesai, diterbitkan surat perintah membayar pencairan uang muka. Ini ditindaklanjuti BPKAD HSU dengan menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) untuk pencairan uang CV Hanamas dan CV Kalpataru yang dilakukan Mujib sebagai orang kepercayaan Marhaini dan Fachriadi.

Sebagian pencairan uang tersebut, selanjutnya diduga diberikan kepada Maliki yang diserahkan Mujib sejumlah Rp 170 juta dan Rp 175 juta dalam bentuk tunai.

Sebagai pemberi, Marhaini dan Fachriadi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 65 KUHP.

Sedangkan Maliki selaku penerima disangkakan melanggar Pasal 12 huruf (a) atau Pasal 12 huruf (b) atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 KUHP jo Pasal 65 KUHP.

Dalam penyidikan kasus tersebut, KPK juga telah menggeledah Rumah dinas Bupati HSU dan Kantor Bupati HSU. Mereka menamankan sejumlah uang, dokumen dan barang elektronik. 

(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved