Khasiat Madu

Khasiat Madu Hitam untuk Mengobati Diabetes dan Maag, Ini yang Bikin Rasanya Lebih pahit

Manfaat madu hitam yang berbeda dari segi rasa dengan madu jenis lainnya ini, diyakini sangat banyak. Antara lain mengobati diabetes dan maag.

Penulis: Mariana | Editor: Anjar Wulandari
Pixabay
Ilustrasi Madu Hitam 

Madu hitam memiliki kandungan alkaloid yang tinggi dan sifatnya baik untuk penderita diabetes.

Tidak hanya itu, madu hitam memiliki kadar glukosa yang rendah, sehingga kemungkinan besar tidak akan meningkatkan gula darah secara drastis.

Bahkan penelitian dari Journal Pharmaceutical Biology menyebutkan, bahwa tanaman yang mengandung senyawa alkaloid juga menunjukkan aktivitas antihiperglikemik pada uji coba tikus yang memiliki diabetes.

Itu sebabnya, madu hitam yang memiliki kandungan alkaloid ini kemungkinan besar memiliki manfaat terhadap pengobatan diabetes.

Walaupun demikian, belum ada penelitian langsung pada manusia untuk membuktikan apakah hal ini benar-benar aman untuk digunakan.

Apabila Anda memiliki kondisi diabetes, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

2. Mengatasi gangguan maag

Manfaat madu hitam lainnya adalah dapat membantu mengobati maag atau sindrom dyspepsia.

Madu hitam diketahui dapat membantu mengatasi gejala maag yang cukup mengganggu, seperti perut sakit dan mual.

Apabila Anda merasakan perut sakit dan mual, hal ini umum disebabkan oleh peningkatan produksi asam lambung, sehingga perut kembung dan terasa tidak nyaman.

Nah, salah satu penyebab seseorang merasakan gejala maag adalah tukak lambung, yakni peradangan pada dinding lambung yang menyebabkan terbentuknya luka.

Madu sendiri pada umumnya memiliki sifat dasar sebagai antibiotik, sehingga membantu mengurangi gejala tukak lambung, yang salah satunya bisa diakibatkan adanya infeksi bakteri Helicobacter pylori (H. pylori).

Baca juga: Khasiat Madu untuk Tumbuh Kembang Anak, Simak Pula Sederet Manfaat Lainnya bagi Kesehatan

Baca juga: Khasiat Madu untuk Obati Insomnia, Dikonsumsi Satu Sendok Makan Sebelum Tidur

3. Meningkatkan kesehatan kulit

Sudah menjadi rahasia umum bahwa madu dapat membantu proses penyembuhan luka di kulit, sehingga bisa juga digunakan untuk menyamarkan bekas jerawat.

Selain itu, madu hitam juga mempunyai manfaat untuk menghilangkan bintik-bintik hitam pada wajah.
Khasiat ini bisa Anda rasakan berkat madu hitam yang dapat mengangkat sel kulit mati pada wajah karena sifat eksfoliasinya.

Cobalah untuk mengoleskan madu hitam pada wajah Anda maksimal dua kali seminggu.

Jangan lupa pula untuk memakai minyak zaitun untuk menjaga kelembapan pada wajah setelah diolesi madu hitam.

Namun, Anda perlu ingat bahwa metode ini bekerja sesuai dengan sensitivitas kulit masing-masing orang.

4. Membantu meredakan batuk

Bagi Anda yang sedang batuk dan ingin mencoba cara alami untuk pengobatan untuk meredakan batuk, mungkin Anda bisa menggunakan madu hitam sebagai solusinya.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Child Pediatric Health terhadap anak yang menderita bronkitis menemukan bahwa sifat dasar madu secara umum dapat mengurangi gejala batuk.

Metode ini pun cukup efektif pada orang-orang yang belum melakukan pengobatan apapun untuk meredakan batuk mereka.

Meski begitu, Anda tetap dianjurkan untuk menggunakan madu hitam ini bersama dengan obat batuk lainnya agar kondisi Anda cepat membaik.

5. Membantu mengobati asam urat

Penyakit asam urat atau gout menjadi salah satu gangguan persendian yang sering dialami.

Hal ini bisa Anda rasakan apabila kadar asam urat (uric acid) dalam tubuh terlalu tinggi, sehingga persendian akan terasa sakit, bengkak, dan kemerahan.

Madu hitam diklaim memiliki khasiat untuk mengatasi masalah asam urat.

Bahan makanan ini dapat menetralisir senyawa purin dalam tubuh.

Purin adalah senyawa dalam makanan yang Anda konsumsi — seperti daging merah, jeroan, bayam, dan makanan laut — yang bisa memicu produksi asam urat.

Walaupun begitu, klaim madu yang bisa menurunkan kadar asam urat perlu penelitian lebih lanjut.

Konsultasikan pada dokter Anda apabila hendak memakai madu untuk membantu pengobatan asam urat.

6. Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah

Manfaat kandungan flavonoid dalam madu hitam yang bersifat antioksidan dan antiperadangan berpotensi menghindarkan Anda dari berbagai risiko gangguan jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular).

Salah satunya adalah dapat menurunkan risiko terjadinya aterosklerosis, yakni kondisi munculnya plak atau timbunan lemak yang menyumbat pembuluh arteri.

Dalam aliran darah, flavonoid dapat mengontrol kolesterol LDL dari kerusakan akibat oksidasi. Flavonoid juga dapat meningkatkan kekuatan dinding pembuluh darah, sehingga menurunkan risiko penyakit yang berkaitan dengannya.

7. Mencegah risiko kanker

Paparan radikal bebas yang terjadi tubuh Anda dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit kronis, salah satunya kanker.

Studi yang dilakukan British Journal of Cancer menemukan bahwa wanita yang rutin mengonsumsi flavone — bentuk senyawa flavonoid — memiliki risiko lebih rendah terhadap pertumbuhan sel kanker payudara.

Pada studi lain, juga ditemukan korelasi antara asupan flavonoid dengan penurunan risiko kanker lambung.

Walaupun begitu, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengetahui efektivitas senyawa ini untuk mencegah kanker.

Pasalnya penelitian yang dilakukan umumnya belum menunjukkan hasil yang sama secara konsisten.

8. Mencegah penyakit Alzheimer

Madu hitam juga berpeluang mencegah penyakit neurodegeneratif yang menyerang pada usia lanjut.

Salah satunya adalah penyakit Alzheimer yang memengaruhi kemampuan berpikir dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari, yang umum terjadi pada orang berusia 65-74 tahun.

Asupan makanan yang mengandung flavonol, salah satunya madu hitam sering dikaitkan dengan penyakit Alzheimer.

Studi yang dilakukan American Academy of Neurology menunjukkan bahwa asupan makanan yang tinggi kandungan flavonol dapat mencegah penyakit Alzheimer.

Hal ini dikorelasikan dengan partisipan penelitian dengan asupan flavonol tinggi umumnya lebih banyak berpartisipasi pada aktivitas fisik dan kognitif yang dapat mencegah penyakit neurodegeneratif.

9. Menurunkan berat badan

Apabila Anda sedang berencana melakukan diet untuk menurunkan berat badan, madu hitam bisa jadi salah satu sumber makanan yang direkomendasikan.

Senyawa flavonoid yang terdapat dalam kandungan madu hitam juga terkait dengan sifatnya yang mencegah peradangan dan bisa membantu menurunkan berat badan.

Flavonoid dapat mengobati peradangan dalam tubuh sekaligus menekan produksi hormon leptin, yakni hormon yang dihasilkan oleh sel-sel lemak untuk membantu proses metabolisme dan mengontrol nafsu makan Anda.

Dengan menghindari obesitas, tentu Anda sekaligus mengurangi risiko penyakit lain, seperti diabetes, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi (hipertensi).

Beeswax alias sarang lebah madu yang kaya khasiat untuk kesehatan.
Beeswax alias sarang lebah madu yang kaya khasiat untuk kesehatan. (istimewa)

Tips Aman Mengonsumsi Madu Hitam

Mengonsumsi madu apapun, termasuk madu hitam tentunya memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh.

Namun Anda perlu selektif dalam memilih madu yang hendak dikonsumsi.

Jangan sampai Anda tertipu dalam membedakan madu asli dan madu palsu.

Madu palsu yang harganya cenderung lebih murah memiliki kandungan gula lebih tinggi, sehingga mungkin nilai gizi sudah berkurang atau tidak ada sama sekali.

Walaupun madu tidak bisa basi, bahan makanan ini perlu Anda simpan dalam wadah kedap udara yang tertutup rapat.

Simpan pada tempat yang sejuk dengan suhu -10-20 derajat Celcius.

Hindari memberikan madu pada bayi berusia di bawah 12 bulan, karena dapat memicu botulisme.

Jika memiliki kondisi medis tertentu, konsultasikan lebih dulu pada dokter Anda untuk mengetahui reaksi kandungan madu hitam dengan pengobatan yang dilakukan.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved