Breaking News:

Yayasan Adaro Bangun Negeri

Masa Pandemi, Posyandu Binaan TPI Tetap Dukung Pemenuhan Gizi Bayi dan Balita

PT Tanjung Power Indonesia (TPI), anak perusahaan Adaro Power, melanjutkan kegiatan Posyandu di Kabupaten Tabalong untuk mendukung kesehatan warga.

YAYASAN ADARO BANGUN NEGERI
Kegiatan Posyandu di Kabupaten Tabalong, pemeriksaan kesehatan bayi, balita dan ibu hamil, yang mendapat dukungan PT Tanjung Power Indonesia (TPI), salah satu anak perusahaan Adaro Power. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Sejak dulu Posyandu dikenal sebagai tempat pelayanan kesehatan untuk masyarakat, khususnya bagi Ibu hamil, balita dan orang tua.

Posyandu memiliki peran penting dalam menurunkan angka kematian ibu, angka kematian bayi dan balita.

Di masa pandemi seperti sekarang kegiatan, Posyandu sangat jarang dilakukan mengingat masih adanya ancaman penularan virus Covid-19.

Padahal, masih ada masalah lain yang mengancam tumbuh kembang generasi penerus bangsa.

Stunting salah satunya, kasus ini masih menjadi masalah kesehatan yang turut mengintai anak-anak di Nusantara.

Kurangnya gizi yang berkepanjangan mengakibatkan anak kesulitan bertumbuh hingga menjadi kerdil, tidak hanya sampai disitu kondisi itu pun turut mempengaruhi kemampuan berpikir anak.

Paket pendukung kesehatan untuk bayi, balita dan ibu hamil di posyandu Kabupaten Tabalong, didukung PT Tanjung Power Indonesia (TPI), salah satu anak perusahaan Adaro Power.
Paket pendukung kesehatan untuk bayi, balita dan ibu hamil di posyandu Kabupaten Tabalong, didukung PT Tanjung Power Indonesia (TPI), salah satu anak perusahaan Adaro Power. (YAYASAN ADARO BANGUN NEGERI)

Peduli akan hal itu, PT Tanjung Power Indonesia (TPI), salah satu anak perusahaan Adaro Power, melanjutkan kegiatan Posyandu yang sempat terhenti sampai Mei 2021 karena tingginya tingkat penyebaran Covid-19 di Tabalong.

Kali ini, TPI menyusun strategi yang tepat untuk  tetap bisa menggelar kegiatan Posyandu, walaupun di tengah pandemi yang masih mengintai, guna tetap dapat memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dan pemberian gizi yang tepat bagi bayi dan balita di sekitar wilayah operasional.

Upaya mewajibkan pengunjung untuk selalu menerapkan protokol kesehatan secara intersif, serta membatasi jumlah pengunjung Posyandu menjadi 25 orang adalah langkah yang diambil agar bisa meminimalisasi risiko terinfeksi Covid-19.

Section Head CSR & External Relation PT Tanjung Power Indonesia, Ikroman, menjelaskan, kegiatan ini dilakukan setiap bulan sekali.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved