Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

BSI Jadikan Mobile Banking sebagai Lokomotif Pengembangan Ekonomi Syariah

PT BSI terus mengembangkan inovasi dan digitalisasi produk untuk memberikan layanan terbaik bagi nasabah dan masyarakat Indonesia secara umum.

Penulis: Salmah | Editor: Syaiful Akhyar
Bank Syariah Indonesia
BSI berhasil meraih tiga penghargaan bergengsi yaitu Platinum Awards-As Sharia Institution with Predicate 10 years excellent for Financial Performance during 2011 – 2021, The Best GCG 2020, dan The Best Performance 2020. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - PT Bank Syariah Indonesia (Tbk) terus mengembangkan inovasi dan digitalisasi produk untuk memberikan layanan terbaik bagi nasabah dan masyarakat Indonesia secara umum.

BSI Mobile akan menjadi salah satu aplikasi perbankan terlengkap untuk melayani seluruh kebutuhan nasabah baik kebutuhan finansial, sosial maupun spiritual.

Direktur Utama BSI, Hery Gunardi mengatakan saat ini BSI sudah memperkuat e-channel untuk melayani transaksi nasabah.

Ini sejalan dengan teknologi yang semakin berkembang pesat, sehingga masyarakat lebih memilih bertransaksi mobile dibandingkan datang ke cabang. Nantinya, frontliner di cabang akan menjadi penasihat keuangan nasabah.

Baca juga: Kebakaran Banjarmasin : Api Berkobar di Seberang Masjid Saat Salat Jumat, 6 Rumah Dilalap Jago Merah

Baca juga: Kasus Corona di Dunia Hingga 1 Oktober 2021 Tembus 234.504.134 Orang, 211.284.365 Dinyatakan Sembuh

Baca juga: PTM SMA SMK Digelar Senin, Kadisdikbud Kalsel Minta Sekolah Tak Masuk Piloting Lakukan Persiapan

“Mobile banking jadi andalan BSI. Sekarang transaksi di BSI melalui e-channel mencapai 95 persen dan hanya 5 persen ke cabang. Kami terus berinovasi menghadirkan beyond banking services untuk mobile banking," kata Hery saat menjadi pembicara dalam acara Islamic Finance Summit 2021 Kamis (30/9/2021).

"Karena melalui mobile banking BSI, nasabah juga bisa melakukan pembelian emas, penyaluran ZISWAF, membuka rekening online, mengajukan pembiayaan, melihat waktu sholat, dan berbagai kegiatan perbankan lainnya,” sambungnya.

Sementara terkait peran BSI sebagai lokomotif pengembangan ekonomi syariah di Indonesia, Hery menegaskan BSI terus membangun ekosistem ekonomi syariah yang lebih kuat.

Salah satunya lewat kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai stakeholders agar mereka bisa memanfaatkan teknologi digital.

Dengan begitu, lanjut Hery, BSI bisa menghimpun dana yang lebih besar lewat optimalisasi dana ZISWAF serta menyalurkan pembiayaan ke berbagai sektor industri halal di Indonesia.

Sementara Wakil Presiden Ma’ruf Amin, dalam sambutannya mengatakan industri halal yang sedang berkembang saat ini harus dikembangkan dengan lebih komperhensif dan berkesinambungan.

Sektor perbankan dan ekonomi syariah diharapkan mampu menjadi sumber pembiayaan bagi pelaku ekonomi, khususnya industri halal.

Wapres menyebut pada laporan ekonomi syariah 2020 yang diterbitkan BI, industri jasa keuangan syariah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp434,52 triliun, naik 6,27 persen dibanding pada 2019.

“Sudah ada link and match antara kebutuhan ekonomi syariah dengan pembiayaan syariah dari sisi sektoral usaha," ucap Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Seiring dengan tuntutan dinamika pasar di era digital, lembaga keuangan syariah dituntut untuk lebih adaptif dengan menciptakan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Pemerintah juga terus mengupayakan penguatan keuangan syariah ini,” tutur Amin.

Pada kesempatan ini, diselenggarakan juga pemberian penghargaan 10th Islamic Finance Award 2021 oleh Infobank.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved