Kabar DPRD Tanah Laut
Support Tumbuhkembang IKM, Wakil Rakyat Tala Blusukan ke Perkampungan
Arkani yang juga menjabat Ketua Komisi III ini menyatakan kesiapannya mendukung IKM yang ada di Tanah Laut.
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Mengemban amanah sebagai wakil rakyat memang mesti kerap berinteraksi dengan rakyat yang diwakilinya.
Hal demikian kerap dilakukan anggota DPRD Tala.
Contohnya H Arkani yang merupakan wakil rakyat Tala senior karena telah beberapa periode duduk di kursi DPRD setempat.
Lelaki murah senyum ini gemar 'blusukan' ke tengah masyarakat hingga ke perkampungan yang jauh dari kota.
Keberadaan Industri Kecil Menengah (IKM) mendapat perhatian besar darinya.
"IKM mesti kita dukung agar terus tumbuh dan berkembang. Apalagi di tengah kondisi sulit saat ini akibat berkepanjangannya pandemi," ucap Arkani, Jumat (1/10/2021).
Arkani yang juga menjabat Ketua Komisi III ini menyatakan kesiapannya mendukung IKM yang ada di Tanah Laut.
Penegasan ini juga ia sampaikan saat menghadiri acara Konsultansi Teknologi Industri VCO di Desa Tirta Jaya, Kecamatan Bajuin, Rabu kemarin.
Turut hadir juga pada kegiatan tersebut beberapa anggota DPRD Tala seperti Joko Pitoyo, H Syaifuddin Noor, dan Hj Lailatus Sopi’ah.
Sebelumnya, ia juga telah berkeliling ke sejumlah pelaku IKM guna melihat dari dekat aktivitas mereka.
“Belakangan ini kami keliling melakukan monitoring di tiga desa. Sebelumnya saya ke Desa Martadah Baru dan Sumber Makmur,” sebutnya.
Ia berharap Desa Tirta Jaya bisa menjadi pilot project dalam hal produksi VCO (Virgin Coconut Oil) dan bisa menjadi teladan bagi desa lain.
Dengan begitu makin banyak desa yang mandiri dan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
Terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Tala Masturi melalui Kasi Pemberdayaan Industri Aditya Nugraha menerangkan pemberdayaan industri merupakan tanggungjawab bersama dari semua unsur penyelenggara pemerintahan.
Dikatakannya, saat ini peran serta pemerintah daerah dalam pemberdayaan industri mengacu PP Nomor 29Tahun 2018 tentang Pemberdayaan Industri.
Seperti halnya memberikan fasilitas kepada para pelaku industri kecil dan menengah menuju kemandirian untuk meningkatkan daya saing.
Senentara itu, Kepala Balai Riset dan Standarisasi Industri Banjarbaru Budi Setiawan mengatakan kehadiran Balai Riset dan Standarisasi Industri yang merupakan perpanjangan tangan Kementerian Ristek RI di Desa Tirta Jaya dalam rangka realisasi program dana kemitraan yang disebut DAPATI, Peningkatan Teknologi Industri. (AOL)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/rombongan-anggota-dprd-tala-melakukan-monitoring-ikm-di-desa-tirta-jaya-rabu-29_9.jpg)