Khasiat Temulawak

Temulawak Mampu Lunturkan Trigliserida, Simak Khasiat Temulawak Lainnya

Sejak zaman dulu, namanya temulawak banyak dikonsumsi orang. Manfaat yang didapat dari konsumsi temulawak cukup banyak.

Editor: M.Risman Noor
Banjarmasinpost.co.id/Hari Widodo
Dedy (51) terlihat duduk termangu menunggu warga singgah untuk menikmati minuman temulawak produk olahannya. 

2. Anti-peradangan

Manfaat temulawak kedua yakni sebagai obat anti peradagangan. Tanpa peradagangan, patogen seperti bakteri dapat dengan mudah masuk ke tubuh dan menciptakan penyakit.

Para peneliti bidang kesehatan percaya, peradagangan dalam tubuh jadi salah satu penyebab beberapa penyakit seperti kanker, alzheimer, dan jantung.

3. Meningkatkan kemampuan fungsi otak

Khasiat temulawak rupanya juga berkaitan dengan fungsi otak. Senyawa kurkumin pada temulawak bisa memicu peningkatan kadar BDNF.

BDNF adalah hormon yang membantu memperbaiki dan memperbanyak neuron dalam otak manusia. Neuoron mampu membentuk koneksi baru di area-area tertentu, sehingga manfaat temulawak bisa membantu mencegah penyakit alzheimer.

Baca juga: BTALK : Memilih Cemilan Bergizi Untuk Anak, Begini Tips Dosen Gizi Stikes Husada Borneo

4. Mencegah serangan jantung

Manfaat temulawak untuk kesehatan yaknu menurunkan risiko terkena penyakit jantung, penyakit yang jadi penyebab nomor satu kematian terbanyak di dunia.

Kurkumin memicu peningkatan fungsi endotelium atau lapisan pembuluh darah. Kerusakan endotelium membuat peredaran darah tidak lancar dan pembekuan darah.

5. Cegah kanker

Kanker adalah penyakit yang mengerikan, ditandai dengan pertumbuhan sel yang tidak terkendali. Khasiat temulawak dipercaya bisa menekan pertumbuhan sel jahat tersebut.

Senyawa kurkumin secara klinik terbukti bisa mengurangi angiogenesis, sebuah gejala pertumbuhan pembuluh darah baru pada tumor dan metastasis (penyebab kanker).

tanaman temulawak
tanaman temulawak (solusisehatku.com)

6. Pengobatan arthritis

Peradangan sendi ini dapat menyerang beberapa sendi. Dua jenis arthritis yang paling umum ditemui adalah osteoarthritis (OA) dan rheumatoid arthritis (RA).

Halaman
1234
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved