Khasiat Madu

Khasiat Madu untuk Vitalitas Pria, Tingkatkan Produksi Sel Sperma hingga Perbaiki Gairah

Khasiat madu untuk vitalitas pria juga tidak diragukan lagi. Selain meningkatkan produksi sel sperma, juga memperbaiki gairah seksual pada pria.

Penulis: Mariana | Editor: Anjar Wulandari
(shutterstock)
Ilustrasi. Khasiat Madu untuk Vitalitas Pria, Tingkatkan Produksi Sel Sperma hingga Perbaiki Gairah 

Dari khasiat madu ini, banyak orang yang mengandalkan madu sebagai obat rumahan untuk meredakan maag (asam lambung naik).

Biasanya, madu dikonsumsi bersamaan dengan lemon. Pada orang yang sehat, khasiatnya ini bisa membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Baca juga: Khasiat Madu bagi Tubuh, Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan dan Merawat Kulit

Baca juga: Khasiat Madu untuk Obati Insomnia, Dikonsumsi Satu Sendok Makan Sebelum Tidur

2. Memiliki potensi menurunkan risiko kanker

Madu memiliki senyawa aktif yang bersifat antikanker.

Oleh karena itulah, salah satu penelitian pada jurnal Pharmacognosy research menyebutkan bahwa madu mungkin memberi manfaat untuk menurunkan risiko berbagai kanker.

Penyakit kanker terjadi akibat sel-sel tubuh menjadi abnormal; tumbuh tanpa kendali dan tidak mati.

Akibatnya, sel menumpuk dan membentuk tumor. Senyawa aktif pada madu dapat mencegah poliferasi sel dan merangsang apoptosis.

Poliferasi sel adalah siklus pembelahan sel, saat sel membelah menjadi dua sel turunan. Sementara, apoptosis adalah program yang memrintahkan sel untuk mati.

3. Membantu menurunkan risiko penyakit jantung

Antioksidan pada madu bisa dibilang cukup lengkap, karena terdiri dari flavonoid, polifenol, Vitamin C, dan monofenol.

Kesemua antioksidan ini memberikan perlindungan pada kesehatan jantung.

Ada tiga mekanisme manfaat madu pada jantung, yakni meningkatkan vasodilatasi (pelebaran) pembuluh koroner, menurunkan kemampuan trombosit dalam membekukan darah, dan menghambat proses oksidasi kolesterol jahat.

Selain itu, vitamin C pada madu juga berkhasiat mencegah peradangan pada pembuluh darah di sekitar jantung.

4. Menurunkan kadar gula darah

Mencegah penyakit diabetes bisa dilakukan dengan membatasi makanan tinggi gula, sehingga penderitanya berhati-hati dalam memilih makanan yang mengandung gula.

Penting untuk mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah. Maksudnya, makanan yang tidak membuat gula darah melonjak naik dengan cepat.

Gula termasuk makan dengan angka indeks glikemik yang tinggi.

Oleh karena itulah, pengidap diabetes bisa memanfaatkan madu sebagai pengganti gula.

Madu memiliki angka indeks glikemik yang rendah, sehingga dapat membantu pasien diabetes menjaga kadar gula darahnya tetap stabil.

5. Menjaga kadar kolesterol dan tekanan darah

Nutrisi madu juga memiliki manfaat untuk menurunkan kadar kolestrol jahat (LDL), meningkatkan kadar kolesterol (HDL), dan meningkatkan NO (nitrit oksida).

NO merupakan suatu gas yang berperan untuk melancarkan sistem peredaran darah, menjaga fungsi otot jantung, dan mengatur tekanan darah.

Secara menyeluruh, fungsinya ini memberikan perlindungan ganda pada jantung dan pembuluh darah sekitarnya.

Ini karena kadar kolesterol yang tinggi dan hipertensi (tekanan darah tinggi) merupakan faktor risiko dari penyakit jantung.

6. Merawat kulit agar awet muda

Ilustrasi madu untuk kecantikan
Ilustrasi madu untuk kecantikan (shutterstock/kolase)

Adanya radikal bebas akan membuat terjadinya gangguan pada sel-sel tubuh dan mengakibatkan penuaan pada kulit.

Kandungan antioksidan pada madu mampu menangkal bahaya radikal bebas tersebut dan mencegah berbagai gangguan yang disebabkan oleh radikal bebas, termasuk penuaan dini.

Tinggi rendahnya kandungan antioksidan pada madu juga dapat Anda amati dari warna madu.

Semakin gelap warna madu, makin tinggi pula kandungan antioksidan yang terkandung.

7. Dapat membantu penyembuhan luka

Madu ternyata dapat membantu penyembuhan luka. Ini karena madu mengandung efek antibakteri dan antiseptik berkat kandungan hidrogen peroksida.

Selain itu, pH madu yang bersifat asam (antara 3,2-4,5) dapat menghambat pertumbuhan bakteri.

Madu juga memiliki efek antiradang dan kemampuan untuk menyamarkan bekas luka.

Hal ini karena madu memiliki kemampuan untuk mempercepat perbaikan pada pembuluh darah (karena terjadi kerusakan pada pembuluh darah saat luka), membantu mempercepat pertumbuhan lapisan kulit yang mengalami kerusakan, meningkatkan kolagen yang sangat baik untuk membantu perbaikan kulit, serta mencegah bekas luka dan keloid.

Berkat kemampuan madu tersebut, banyak orang memanfaatkan madu untuk penyembuhan luka dan ada dalam komposisi krim untuk mengobati luka akibat terbakar atau tergores.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved