Breaking News:

Kriminalitas HST

Pencurian di Kalsel, Pencuri Dompet Hj Kastan di HST Diringkus

Pencuri dompet milik Hj Kastan ditangkap Jumat malam, atau setelah siangnya korban bersama Ketua RT melaporkannya ke Polres HST

Penulis: Hanani | Editor: Eka Dinayanti
Satreskrim POlres HST untuk banjarmsinpost
Tersangka saat dijemput di rumahnya di Pagat Kecamatan Batubenawa, Jumat malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Pelaku pencuri dompet milik Hj Kastan, warga Kompleks Swadarma Gang Manggis RT 06 Kelurahan Barabai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah dengan modus bertamu ke rumah korban, akhirnya ditangkap polisi.

Penangkapan dilakukan Jumat malam, 1 Oktober 2021, atau setelah siangnya korban bersama Ketua RT melaporkannya ke Polres HST.

Pelakunya adalah Setya Noor Hermawan alias Itong (25) Warga Pagat, Kecamatan Batubenawa.

Kasatreskrim Polres HST AKP Pornoto, melalui Kanit Pidana Umum, Ipda Suradi yang dikonfirmasi banjarmasinpost.co.id, Sabtu (2/10/2021) mengatakan, tersangka ditangkap di rumahnya, setelah pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan.

Baca juga: Penipuan di Kalsel, Pura-pura Bertamu, Dua Pemuda Tak Dikenal Embat Dompet di Rumah Hj Kastan di HST

Baca juga: Sebut Warga HST Banyak ke Rumah Sakit Kandangan, DPRD HST Minta RSHD Barabai Tingkatkan Pelayanan

“Saat ditangkap, tersangka belum bisa dimintai keterangan secara detil karena efek meminum enam saset obat batuk konidin yang membuat seperti orang mabuk,” kata Suradi.

Meski demikian, kata Suradi, tersangka mengakui telah mencuri dompet korban dengan modus datang ke rumah korban berpura-pura meminta nomor telepon anak korban.

Kemudian memanfaatkan kelengahan pemilik rumah Hj Kastan yang sedang kedapur untuk mengambilkan minuman serta memanfaatkan situasi di saat cucu korban membelikan mie instan ke warung atas permintaannya, untuk mencuri dompet korban.

Mengenai barang bukti, korban mengaku telah membuang dompet tersebut ke jalan Penas Tani, dekat Bataliyon 621 Manuntung.

Adapun isi dompetnya, berupa uang tunai Rp 2,2 juta, tersangka mengaku sudah digunakan untuk membayar utang membeli telepon genggam di Jalan Kamasan.

Baca juga: Dapat Suntikan Vaksin Covid-19 Dosis Pertama, Siswi SMAN 2 Banjarmasin Harapkan PTM Berjalan Lancar

Baca juga: Banjir Kalsel - Sempat Terdampak, Aktivitas di Pasar Jaro Tabalong Berangsur Normal

"Barang bukti dompet yang dibuang sudah kami temukan di lokasi setelah membawa tersangka. Hanya saja dompetnya kosong, tak ada Kartu Tanda Penduduk maupun Kartu BPJS dan kartu berobat sebagaimana dilaporkan korban. Terkait barang bukti itu kami masih melanjutkan penyidikan hari ini,” kata Suradi.

Diberitakan sebelumnya, Hj Kastan dan cucunya Feri kedatangan orang tak dikenal, yang bertamu dan langsung masuk ke rumah korban, dengan alasan mau meminta nomor telepon genggam anak korban Duan.
Setelah meminta nomor telepon, tersangka minta dibuatkan minuman, dan meyuruh cucu korban Feri membelikan mie instan setelah menyerahkan uang Rp 20 ribu.

Saat ditinggal ke dapur dan ke warung itulah korban membawa kabur dompet korban yang terletak di atas meja dekat ruang tamu.

Atas kejadian itu, korban kehilangan uang tunai Rp 2,2 juta, Kartu BPJS dan KArtu berobat serta KTP. Kejadian tersebut dilaporkan korban bersama Ketua RT 06 Tawa HAdiman ke Polres HST, Jumat 1 Oktober selepas Bada salat Jumat.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved