Breaking News:

Museum Lambung Mangkurat Kalsel

Ada Koleksi Benda Senjata Rakyat Banjar Hingga Peninggalan Kerajaan Banjar dan Pangeran Antasari

Di dalam Museum Lambung Mangkurat ada beragam koleksi benda senjata pejuang rakyat Banjar, benda peninggalan Kerajaan Banjar dan Pangeran Antasari.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Syaiful Akhyar
Ada Koleksi Benda Senjata Rakyat Banjar Hingga Peninggalan Kerajaan Banjar dan Pangeran Antasari - pamong-budaya-museum-lambung-mangkurat-h-rusmiadi-menujukkan-koleksi-pakaian-dari-kulit-kayu.jpg
banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
Pamong Budaya Museum Lambung Mangkurat, H Rusmiadi menujukkan koleksi museum pakaian dari kulit kayu.
Ada Koleksi Benda Senjata Rakyat Banjar Hingga Peninggalan Kerajaan Banjar dan Pangeran Antasari - pamong-budaya-museum-lambung-mangkurat-h-rusmiadi-menujukkan-koleksi-kain-adat-banjar.jpg
banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
Pamong Budaya Museum Lambung Mangkurat, H Rusmiadi menujukkan koleksi benda kain adat Banjar.
Ada Koleksi Benda Senjata Rakyat Banjar Hingga Peninggalan Kerajaan Banjar dan Pangeran Antasari - koleksi-al-quran-tulisan-syekh-muhammad-arsyad-albanjari-atau-dikenal-datu-kelampayan.jpg
banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
Pamong Budaya Museum Lambung Mangkurat, H Rusmiadi menujukkan salah satu benda koleksi museum berupa Al Quran tulisan Syekh Muhammad Arsyad Albanjari atau dikenal Datu Kelampayan.
Ada Koleksi Benda Senjata Rakyat Banjar Hingga Peninggalan Kerajaan Banjar dan Pangeran Antasari - kasubag-tata-usaha-tu-museum-lambung-mangkurat-m-taufik-akbar.jpg
banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
Kasubag Tata Usaha (TU) Museum Lambung Mangkurat, M Taufik Akbar (kiri berkacamata), menjelaskan soal tidak dibukanya Museum sementara waktu karena Pandemi Covid-19.
Ada Koleksi Benda Senjata Rakyat Banjar Hingga Peninggalan Kerajaan Banjar dan Pangeran Antasari - museum-lambung-mangkurat-provinsi-kalsel-jalan-a-yani-km355-banjarbaru.jpg
banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalsel Jalan A Yani Km35,5 Banjarbaru tampak dari depan, Senin (4/10/2021)

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Berada di dalam Museum Lambung Mangkurat, ada beragam koleksi benda senjata yang pernah digunakan oleh rakyat Banjar untuk melawan penjajah Belanda.

Di sisi lainnya, ada berbagai mata uang kuno yang pernah digunakan di Kalimantan Selatan hingga mata uang rupiah yang berlaku di masa pascakemerdekaan.

Mata uang kuno tersebut memiliki beragam ukuran. Ada yang kecil mungil, ada juga yang besar-besar. Semuanya berbentuk bulat.

Ada yang di tengahnya berlubang, ada juga yang tidak. Uang-uang tersebut sudah tampak usang menandakan usianya sudah sangat tua.

Baca juga: Gelar Perkara Kasus 4,7 KG Sabu, Direktur Resnarkoba Polda Kalsel : Masuk dari Jalur Perairan

Baca juga: Masih Bertahan PPKM Level 4, PTM Terbatas Sekolah di Kota Banjarmasin Terancam Tertunda

Baca juga: Kalsel Usulkan Pangeran Hidayatullah dan Datu Kalampayan Jadi Pahlawan Nasional

Lalu ada juga berbagai benda peninggalan Kerajaan Banjar seperti replika kursi tahta Sultan Adam, seorang Raja Banjar yang terkenal dalam sejarah kerajaan Islam tersebut.

Di sampingnya, ada juga berbagai stempel resmi yang pernah digunakan Kerajaan Banjar.

Di bagian lainnya ada juga berbagai benda peninggalan kerajaan kecil milik suku Bugis yang pernah ada di Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan.

Di dekat pintu masuk sebelah kanan, ada sebuah sudut kecil yang menampilkan tentang Pangeran Antasari berupa patungnya setengah badan.

Di patung tersebut ada gambar wajahnya serta dua buah baju kebesarannya yang pernah dikenakannya saat dinobatkan sebagai pemimpin perjuangan rakyat Banjar melawan Belanda, yaitu baju Jas Tutup dan Teluk Belanga.

(banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved