Breaking News:

Museum Lambung Mangkurat Kalsel

Ada Koleksi Mushaf Alquran Tulisan Tangan Ulama Banjar Syekh Muhammad Arsyad Albanjari

Museum Lambung Mangkurat juga menyimpan mushaf Alquran tulisan ulama Banjar Syekh Muhammad Arsyad Albanjari dan replika kitab-kitab kuno ilmu fikih.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Syaiful Akhyar
Ada Koleksi Mushaf Alquran Tulisan Tangan Ulama Banjar Syekh Muhammad Arsyad Albanjari - koleksi-al-quran-tulisan-syekh-muhammad-arsyad-albanjari-atau-dikenal-datu-kelampayan.jpg
banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
Pamong Budaya Museum Lambung Mangkurat, H Rusmiadi menujukkan salah satu benda koleksi museum berupa Al Quran tulisan Syekh Muhammad Arsyad Albanjari atau dikenal Datu Kelampayan.
Ada Koleksi Mushaf Alquran Tulisan Tangan Ulama Banjar Syekh Muhammad Arsyad Albanjari - pamong-budaya-museum-lambung-mangkurat-h-rusmiadi-menujukkan-koleksi-pakaian-dari-kulit-kayu.jpg
banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
Pamong Budaya Museum Lambung Mangkurat, H Rusmiadi menujukkan koleksi museum pakaian dari kulit kayu.
Ada Koleksi Mushaf Alquran Tulisan Tangan Ulama Banjar Syekh Muhammad Arsyad Albanjari - pamong-budaya-museum-lambung-mangkurat-h-rusmiadi-menujukkan-koleksi-kain-adat-banjar.jpg
banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
Pamong Budaya Museum Lambung Mangkurat, H Rusmiadi menujukkan koleksi benda kain adat Banjar.
Ada Koleksi Mushaf Alquran Tulisan Tangan Ulama Banjar Syekh Muhammad Arsyad Albanjari - kasubag-tata-usaha-tu-museum-lambung-mangkurat-m-taufik-akbar.jpg
banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
Kasubag Tata Usaha (TU) Museum Lambung Mangkurat, M Taufik Akbar (kiri berkacamata), menjelaskan soal tidak dibukanya Museum sementara waktu karena Pandemi Covid-19.
Ada Koleksi Mushaf Alquran Tulisan Tangan Ulama Banjar Syekh Muhammad Arsyad Albanjari - museum-lambung-mangkurat-provinsi-kalsel-jalan-a-yani-km355-banjarbaru.jpg
banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalsel Jalan A Yani Km35,5 Banjarbaru tampak dari depan, Senin (4/10/2021)

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pada bagian belakang ruangan di lantai dua Museum Lambung Mangkurat, ada sebuah sudut khusus menyimpan replika kitab-kitab kuno tentang ilmu fikih Islam karya ulama Banjar Syekh Muhammad Arsyad Albanjari atau dikenal Datu Kelampayan

Ada juga sebuah mushaf Alquran berukuran besar yang hanya berisi 10 juz.

Kertasnya tampak usang dan tua namun terawat dengan baik.

Menariknya, mushaf ini merupakan karya tulisan tangan asli dari sang ulama Syek Muhammad Arsyad Albanjir.

Baca juga: Ada Koleksi Benda Senjata Rakyat Banjar Hingga Peninggalan Kerajaan Banjar dan Pangeran Antasari

Baca juga: Kalsel Usulkan Pangeran Hidayatullah dan Datu Kalampayan Jadi Pahlawan Nasional

Baca juga: Gelar Perkara Kasus 4,7 KG Sabu, Direktur Resnarkoba Polda Kalsel : Masuk dari Jalur Perairan

Di bagian lainnya, ada banyak foto lama tentang kondisi kehidupan warga Kalimantan Selatan tempo dulu.

Tampak warga pribumi sedang melakukan banyak aktivitas harian dan para penjajah Belanda yang tampak berada di sebuah bangunan.

Ruangan-ruangan di museum ini minim cahaya.

Lampu-lampunya kebanyakan hanya dipasang di dalam etalase untuk menerangi benda-benda yang dipamerkan. Itu pun tak terlalu kuat cahayanya.

Pamong budaya Museum Lambung Mangkurat, H Rusmiadi, juga menjelaskan soal berbagai kain zaman dulu yang di pakai oleh masyarakat Banjar.

Dia juga menjelaskan soal pakaian kayu zaman dulu. Selain itu juga menjelaskan soal benda kuno dari keramik di Banjar terkait sejarah masuknya pengaruh peradaban luar sejak zaman dinasti dan hingga kerajaan tempo dulu.

(banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved