Breaking News:

Liga Inggris

Eks Manchester United Minta Pendukung Berhenti Menyanyi Soal Rasis

Mantan gelandang Manchester United dan Korea Selatan Park Ji-Sung telah meminta para pendukungnya untuk berhenti menyanyikan lagu tentang dirinya

Editor: Khairil Rahim
zimbio.com
Park Ji-sung 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Mantan gelandang Manchester United dan Korea Selatan Park Ji-Sung telah meminta para pendukungnya untuk berhenti menyanyikan lagu tentang dirinya yang mengandung stereotip negatif tentang tanah airnya.

Park, yang menghabiskan tujuh tahun di Old Trafford antara 2005 dan 2012, mengatakan lagu itu menghina karena menunjukkan orang Korea makan daging anjing.

Kata-kata itu juga termasuk referensi menghina orang-orang dari Liverpool dan dinyanyikan dari tribun saat United bermain imbang 1-1 dengan Everton pada hari Sabtu.

"Kata khusus itu [daging anjing] sangat tidak nyaman bagi orang Korea, dan saya benar-benar merasa sangat kasihan pada pemain muda yang mendengar lagu seperti itu," kata Park dalam sebuah wawancara untuk UTD Podcast dilansir ESPN.

Baca juga: Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live SCTV & Mola, Brentford Vs Chelsea, Leicester Vs Manchester United

Baca juga: Ronaldo Jadi Sasaran Kritikan Penampilan Man United di Liga Inggris, Hanya Memikirkan Gol

"Di Korea, banyak hal telah berubah. Memang benar bahwa secara historis kita telah makan daging anjing, tetapi akhir-akhir ini, terutama generasi muda, mereka sangat membencinya. Budayanya telah berubah.

"Saya benar-benar meminta para penggemar untuk berhenti menyanyikan kata itu. Itu menyebabkan ketidaknyamanan bagi orang Korea ketika mereka mendengar lagu itu. Sudah waktunya untuk berhenti."

Park memenangkan empat gelar Liga Premier selama waktunya di United dan bermain lebih dari 100 kali oleh Korea Selatan sebelum pensiun pada tahun 2014.

Mason Greenwood mencetak gol dalam laga Manchester United vs Leeds United di pekan 1 Liga Inggris Sabtu (14/8/2021) yang berakhir dengan sklor 5-1
Mason Greenwood mencetak gol dalam laga Manchester United vs Leeds United di pekan 1 Liga Inggris Sabtu (14/8/2021) yang berakhir dengan sklor 5-1 (Instagram @manchesterunited)

Dia mengatakan dia ingin berbicara tentang lagu tersebut setelah mendengarnya dinyanyikan oleh penggemar United di Molineux pada bulan Agustus ketika Wolves meluncurkan penandatanganan musim panas Hwang Hee-chan.

"Aku benar-benar menyesal dia mendengarnya," kata Park.

"Saya tahu bahwa penggemar United tidak bermaksud menyinggung dia untuk lagu itu, tapi tetap saja, saya harus mendidik para penggemar untuk menghentikan kata itu, yang biasanya merupakan penghinaan rasial bagi orang Korea akhir-akhir ini."

Dalam pernyataan yang menyertainya, United mendesak para penggemar untuk berhenti menyanyikan nyanyian itu.

Bunyinya: "Manchester United sepenuhnya mendukung komentar Ji-sung dan mendesak penggemar untuk menghormati keinginannya."

Baca juga: Walau Kini Mendapat Tekanan, Bos Manchester United Solskjaer Yakin Bawa Tropi ke Klub

Ini bukan pertama kalinya seorang pemain United meminta pendukungnya untuk berhenti menyanyikan lagu yang dianggap menyinggung.

Pada tahun 2017, Romelu Lukaku meminta penggemar untuk tidak menggunakan nyanyian tentang dia berdasarkan stereotip rasial.

(banjarmasinpost.co.id)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved