Breaking News:

Berita Banjarmasin

Banjarmasin PPKM Level 4, Kadinkes Kalsel Sebut Angka Kematian Meningkat dari Nol Jadi 27 Kasus

Banjarmasin kembali harus memperpanjang PPKM level 4 dibantah Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel. Kadinkes Kalsel menyebut data pusat benar saja

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
Satgas GTPP Kalsel untuk BPost
Update Covid-19 Kalsel, Selasa (5/10/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ada perbedaan data milik Pemko Banjarmasin dengan pusat yang diungkapkan Pemko Banjarmasin yang membuat Banjarmasin kembali harus memperpanjang PPKM level 4 dibantah Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel.

 Kadinkes Kalsel HM Muslim saat dihubungi  Selasa (5/10/2021) data yang ditunjukkan oleh KPC PEN yang membuat Kota Banjarmasin kembali di level 4 sudah betul.

"Datanya betul aja," ujarnya.

Menurut Muslim penetapan Kota Banjarmasin menjadi level 4 sudah benar saja oleh pemerintah pusat.

Ia menerangkan, angka kematian Banjarmasin naik dari 0 kasus menjadi 27 antara minggu terakhir dibanding sebelumnya. 

Baca juga: Protes Banjarmasin Kembali Ditetapkan PPKM Level 4, Wali Kota : Berdasarkan Indikator Harusnya Turun

Baca juga: Kembali Ditetapkan PPKM Level 4, Jubir Satgas Covid-19 Banjarmasin Mengaku Kecewa, Begini Alasannya

Baca juga: Kabar Gembira Bagi Masyarakat Idaman, Kota Banjarbaru Keluar Dari PPKM Level 4

Selain itu, berdasarkan asesmen situasi per 2 Oktober pada Kota Banjarmasin terjadinya lonjakan kematian dalam seminggu terakhir dan tracing dinilai rendah. 

Berdasarkan data Dinkesprov Kalsel, kasus kematian Kota Banjarmasin masih tertinggi di Kalsel yakni 538 jiwa, sementara posisi kedua ada Kota Banjarbaru dengan jumlah 364 jiwa.

Diketahui Pemerintah Kota Banjarmasin menyayangkan hingga protes level 4 kembali disandangkan ke Kota Banjarmasin. Padahal berdasarkan data Pemko Banjarmasin, positivity rate Banjarmasin hanya sebesar 2,6.

Sedangkan kabupaten lainnya ada yang lebih tinggi, namun justru tidak masuk kategori PPKM Level 4.  Contohnya adalah Kabupaten Tapin yang positivity ratenya menembus angka 10,7.

Sementara berdasarkan data Dinkesprov Kalsel yang diambil dari data dinas kesehatan kabupaten kota se Kalsel pasien Covid 19 yang dilaporkan sembuh Selasa (5/10/2021) terus melandai. 

Penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 35 orang berasal dari Kota Banjarmasin 8 orang yang juga mendominasi di Kalsel, Banjar 7 orang, Kotabaru 6 orang, Tanah Bumbu 3 orang, Balangan 3 orang, Barito Kuala 2 orang, Hulu Sungai Selatan 2 orang, Kota Banjarbaru 2 orang, Hulu Sungai Tengah 1 orang dan Tabalong 1 orang.

Pasien Covid-19 dilaporkan sembuh sebanyak 32 orang berasal dari Karantina Banjar 15 orang, Karantina Kota Banjarbaru 7 orang, Karantina Hulu Sungai Utara 5 orang, Karantina Tabalong 2 orang, Karantina Tanah Bumbu 2 orang dan Karantina Tanah Laut 1 orang.

Sedangkan pasien Covid-19 yang dilaporkan meninggal ada 3 orang berasal dari Kota Banjarmasin 2 orang dan Tanah Laut 1 orang.

Baca juga: Masih Bertahan PPKM Level 4, PTM Terbatas Sekolah di Kota Banjarmasin Terancam Tertunda

Dengan penambahan tersebut maka total warga Kalsel yang terpapar Covid 19 ada 69.607 orang, sementara pasien sembuh ada 66.807 orang, dirawat 432 orang, meninggal 2.368 jiwa, dan suspek 71 orang.

Sedangkan angka serangan tetap di 1.611 angka kematian tetap di 3,40. Sementara dalam tujuh hari terakhir kasus positif menurun  - 24,6 persen, kasus aktif menurun -35,2 persen. (Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved