Breaking News:

Berita Nasional

Buntut Marah-marah di Gorontalo, Mensos Risma Disarankan Terapi Kesabaran Hingga Dibandingkan Ahok

Marah-marah Risma di Gorontalo jadi sorotan. Wakil Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat, Jazilul Fawaid menyarankan Risma mengikuti terapi kesabaran

HUMAS PEMKO BANJARBARU
Suasana saat Menteri Sosial RI, Tri Risma Maharini, berkunjung ke Panti Sosial Budi Luhur di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (15/9/2021). 

Ia pun mencontohkan, sikap marah-marah Risma terkait PKH, yang sebetulnya menyiratkan pesan ada permasalahan data.

Menteri Sosial Tri Rismaharini setelah melakukan pertemuan tentang penyaluran bantuan sosial (bansos) di Gedung Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (15/9/2021).
Menteri Sosial Tri Rismaharini setelah melakukan pertemuan tentang penyaluran bantuan sosial (bansos) di Gedung Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (15/9/2021). (BANJARMASINPOST.CO.ID/MILNA SARI)

"Ketika Risma marah-marah tentang pendamping PKH, satu hal yang ingin ditegaskan bahwa persoalan data PKH penerima bansos emang amburadul."

"Ketika Risma duduk di lampu merah, itu menegaskan bahwa persoalan semrawut di lampu merah tidak selesai sampai sekarang," jelas Adi.

Alhasil, menurut Adi, Risma ingin dilihat sebagai seorang pemimpin punya pembeda dengan lainnya.

Baca juga: Tatapan Lord Adi Pada Ayu Ting Ting Picu Teguran Wendi Cagur, Turut Disaksikan Ruben dan Igun

Baca juga: UPDATE Covid-19 Dunia 5 Oktober 2021: Indonesia Urutan 14 Tambah Kasus Positif Baru, Malaysia Nihil

Kemudian, dikenal sebagai sosok yang berani melakukan hal tidak wajar demi menyampaikan pesan-pesan yang harus menjadi perbincangan serius bagi publik.

Akan tetapi, di sisi lain, Adi mengatakan aksi marah-marah Risma ini cenderung tidak disukai publik.

Cara komunikasi Risma itu mengingatkan Adi pada sosok Basuki Tjahja Purnama (Ahok), yang mendapat respons buruk dari publik karena sikap marah-marahnya.

"Mengingatkan dengan apa yang terjadi Ahok, Ahok kurang hebat gimana, dinilai kerja yang bagus dan tegas."

"Tapi karena sering marah-marah justru tidak mendapat respons yang postif, malah sebaliknya," jelas dia.

Kepala Dinas Sosial Gorontalo Dipecat

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved