Breaking News:

Berita Banjarmasin

Jalan Simpang Pengambangan Banjarmasin Rusak Parah, Saat Air Pasang Tak Bisa Dilewati

Warga di beberapa RT di kawasan Jalan Simpang Pengambangan Kelurahan Pengambangan Kecamatan Banjarmasin Timur mengeluhkan kerusakan jalan

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/frans rumbon
Warga sedang melintas di Jalan Simpang Pengambangan yang rusak parah, Selasa (5/10/2021). 

 BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Warga di beberapa Rukun Tetangga (RT) di kawasan Jalan Simpang Pengambangan Kelurahan Pengambangan Kecamatan Banjarmasin Timur mengeluhkan kerusakan jalan di lingkungannya.

Pasalnya kerusakan parah terjadi di jalan yang terletak di pinggiran Sungai Martapura tersebut.

Dari pantauan banjarmasinpost.co.id, ada dua titik kerusakan sangat parah karena aspal bahkan tanahnya habis kerena tergerus air.

Di beberapa titik terlihat bekas siring, namun sebagian besar sudah hancur karena ikut tergerus air. Bahkan jalan pun sudah menjadi bibir sungai.

Baca juga: Jalan Rusak di Lok Bangkai Kabupaten HSU Sering Mengakibatkan Kecelakaan

Baca juga: Warga Berharap Jalan Rusak Parah di Pingaran Ulu Kabupaten Banjar Segera Diperbaiki

Baca juga: Dinas PUPR Tapin Evaluasi Kerusakan Jalan Rusak Desa Lawahan Tapin Selatan

Tak heran karenanya apabila air sungai sedang pasang, maka bisa dipastikan jalan ini pun akan terendam air dan tidak bisa dilalui.

Padahal jalan ini menjadi akses warga melakukan aktivitas, terlebih juga terdapat beberapa gang yang bisa mengakses jalan ini.

Dan keberadaan jalan ini sendiri ternyata bisa menjadi jalan alternatif warga, karena jalan ini bisa langsung tembus ke Jalan Veteran dari arah Jalan Simpang Pengambangan.

"Kalau air sungai pasang, maka sepeda motor tidak bisa melalui jalan ini karena pasti akan tenggelam. Kalau air sedang tidak pasang, bisa dilalui dengan sepeda motor tapi harus hari-hati karena jalannya hancur," ujar salah seorang warga dari RT 28, Sahibun.

Sahibun menerangkan bahwa kerusakan jalan ini sendiri sejatinya sudah terjadi cukup lama, bahkan lebih dari 10 tahun.

"Tapi yang cukup parah batu sekitar lima tahun ini," jelasnya.

Apabila air sungai sedang pasang, Sahibun pun menerangkan warga pun terpaksa harus berkeliling.

Baca juga: Warga Danau Cermin Kabupaten HSU Dua Kali Perbaiki Jalan, Rusak Lagi Dilintasi Truk Besar

"Karena kalau sedang air pasang tidak bisa dilalui, warga yang naik sepeda motor harus memutar," katanya.

Sementara itu salah seorang warga yang tinggal persis di titik jalan yang rusak menerangkan kalau air sedang pasang kawasan tersebut dijadikan arena mandi dan berenang.

"Kalau air pasang, anak-anak ngumpul disini mandi," kata perempuan yang enggan namanya dimuat ini.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved