Breaking News:

Kriminalitas HST

Jambret di Kalsel : Beraksi Lagi di HST, Pelaku Rampas Gelang Emas Alumni Ponpes Nurul Mubibbin

Nahas dialami Fauziah (28) warga Kompleks Bulau Indah, Kecamatan Barabai, Kabupaten HST. Gelang emas 20 gramnya dirampas pelaku jambret

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
THINKSTOCKS/ADRIAN HILMAN
Ilustrasi jambret 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Nahas dialami Fauziah (28) warga Kompleks Bulau Indah, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Gelang emas seberat 20 gram, dirampas jambret yang kembali beraksi di jalanan, tepatnya di Jalan H Damanhuri, seberang Masjid Agung Riyadussalihin, Selasa (5/10/2021).

Pelaku berhasil merampas gelang di tangan alumni ponpes Nurul MUhibbin Barabai tersebut, sekitar pukul 10.00 wita.

Mengutip Alya, teman korban, pelaku menjalankan aksinya itu setelah korban berhenti di sebuah rumah, yang berseberangan dengan pintu gerbang masjid terbesar di HST tersebut.

Baca juga: Beraksi Bawa Kabur Uang Sawit Rp 63,9 Juta di Kotabaru, Jambret Asal Kelumpang Hulu Dibekuk di Tanbu

Baca juga: Ancam Polisi di Banjarmasin Pakai Sajam, Tersangka Masih di Bawah Umur dan Residivis Jambret

Baca juga: Aksi Arsyad Jambret Tas di Basirih Banjarmasin Digagalkan Warga, Sempat Sembunyi di Semak-semak

“Saat itu, dia hendak mengambil kartu alumni POnpes Nurul Muhibbin di salah satu tempat pengambilan. Begitu berhenti, seorang praia tak dikenal mendekati korban dan langsung menarik gelang emas di tangannya,”kata Alya.

Beruntung, korban tak mengalami luka akibat gelangnya ditarik paksa tersebut. Namun, korban langsung syok. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke POlres HST.

DIjelaskan, sebelum mengambil kartu alumni Ponpes, korban sempat ke Desa Banua Jingah. DIduga korban dikuntit pelau sejak di perempatan lampu merah di Jalan SUrapati.

Korban sendiri saat itu memakan pakaian gamis Muslimah. Diduga tangan korban sempat tersingkap kena angin, dan membuat pelaku mengetahui korban memakai gelang emas.

“Karena emas murni, mudah saja bagi pelaku menarik dari tangan, karena sifat emas murni itu mudah patah,”katanya. Alya menyebut, sehari sebelumnya, juga ada kejadian serupa di TPK yang sama.

Target sasarannya , juga perempuan, namun pelaku gagal merampas gelang emas korban karena korban berteriak dan saat bersamaan pengendara lain lewat sehingga pelaku langsung kabur.

Baca juga: Lihat Banyak Polisi di TKP, Jambret Batal Gasak Barang Perempuan ini

Kasatreskrim POlres HST melalui Kanit PIdana Umum Ipda Suradi yang dionfirmasi mengenai kasus pencurian dengan kekerasan tersebut mengatakan sudah menerima laporan korban.

“Barang yang dirampas 20 gram amas. Tersangka masih dalam penyelidikan,”katanya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved