Breaking News:

Berita Banjarmasin

Rusak Parah, Rencana Perbaikan Jalan Simpang Pengambangan Banjarmasin Kembali Diusulkan di 2022

Rencana Perbaikan Jalan Simpang Pengambangan Banjarmasin bakal Kembali Diusulkan di 2022

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/frans rumbon
Jalan Simpang Pengambangan Banjarmasin rusak parah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejak beberapa tahun ini, warga di sekitar Jalan Simpang Pengambangan Banjarmasin mengeluhkan rusaknya akses jalan di lingkungannya.

Pasalnya jalan yang berada di pinggiran sungai ini amblas, bahkan tanahnya sudah terkikis habis karena abrasi.

Apabila air sungai sedang pasang, maka dipastikan jalan ini akan terendam dan tidak bisa dilalui kendaraan bermotor.

Padahal jalan ini menjadi akses warga melakukan aktivitas, terlebih juga terdapat beberapa gang yang bisa mengakses jalan ini.

Baca juga: Kunker ke Desa Tanjung Harapan, Komisi III DPRD Batola Akomodir Perbaikan Jalan dan Dermaga

Baca juga: Satgas TMMD Operasikan Alat Berat, Perbaikan Jalan Mudahkan Warga HST Angkut Hasil Panen

Baca juga: Perbaikan Jalan Gubernur Syarkawi Terseok, Begini Penjelasan Kepala BBPJN XI Banjarmasin

Dan keberadaan jalan ini sendiri ternyata bisa menjadi jalan alternatif warga, karena jalan ini bisa langsung tembus ke Jalan Veteran dari arah Jalan Simpang Pengambangan.

Kabid Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Chandra menerangkan bahwa rencana perbaikan Jalan Simpang Pengambangan ini sudah ada sejak 2019.

Rencananya perbaikan jalan ini diusulkan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) melalui program Kotaku.

"Bahkan Detail Engineering Design (DED) nya sudah ada. Tapi ternyata ada beberapa kriteria yang tidak bisa masuk sehingga tidak bisa diakomodir. Lalu diserahkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pada 2020 lalu," ujar Chandra.

Selanjutnya terang Chandra, Dinas PUPR Banjarmasin pun mencoba mengusulkan perbaikan jalan ini pada tahun 2021.

"Tapi mungkin karena keterbatasan anggaran, sehingga masih belum bisa dikerjakan tahun ini. Dan tahun 2022 akan coba kami usulkan lagi, mudahan bisa terakomodir," jelasnya.

Chandra pun membeberkan bahwa perbaikan jalan ini rencananya akan disesuaikan dengan DED yang sudah ada.

"Bentuknya pile slab dengan panjang sekitar 120 meter dan lebar sekitar enam meter. Dan anggarannya sekitar Rp 45 Miliar," katanya.

Baca juga: Dinas PUPR Kalsel Alokasikan Rp 10 Miliar untuk Perbaikan Jalan Martapura Lama

Ditambahkan juga oleh Chandra, mengubah jalan menjadi pile slab ini adalah yang paling ideal dilakukan untuk menangani kerusakan di Jalan Simpang Pengambangan.

"Pile slab memang paling tepat sepertinya, karena kalau misalnya kembali diuruk maka akan kembali tergerus air," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved