Breaking News:

Berita Banjarmasin

Permintaan Pengujian Bahan Konstruksi di UPTD Laboratorium Dinas PUPR Kalsel Meningkat

Naiknya permintaan pengujian di UPTD Laboratorium Dinas PUPR Kalsel karena mulai menggeliatnya pekerjaan konstruksi di Kalsel.

Penulis: Milna Sari | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/milna sari
pengujian air di Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas PUPR Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sempat sepi di 2020, UPTD Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas PUPR Kalsel bahkan berani menetapkan target pendapatan di 2022 sebesar Rp 1,5 miliar.

Kabag TU UPTD Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas PUPR Kalsel, Gusnawansyah Rabu (6/10/2021) mengatakan penetapan target sebesar itu dilakukan demi meningkatkan pendapatan bagi daerah.

"Yang saya tandatangani di 2019 pendapatan kita hingga Rp 519 juta lebih, di 2020 tergolong sepi karena itu awal-awal Pandemi pendapatan Rp 260 juta, dan di 2021 ini sampai September sudah mencapai Rp 380 juta lebih dari target Rp 500 juta," jelas Gusnawansyah.

Naiknya permintaan pengujian jelas Gusnawansyah karena mulai menggeliatnya pekerjaan konstruksi di Kalsel.
Karenanya atas saran pimpinan ujar Gusnawansyah maka target Laboratorium Bahan Konstruksi ditingkatkan.

Saat ini Lab Bahan Konstruksi tambahnya melayani 122 parameter pengujian.

Baca juga: Jalan Simpang Pengambangan Banjarmasin Rusak Parah, Saat Air Pasang Tak Bisa Dilewati

Baca juga: Vaksin 300 Siswa Dalam Sehari, SMAN 1 Banjarmasin  Siap Gelar PTM Terbatas

Rencana di 2021 parameter pengujian akan ditambah yakni pengujian kuat material baja.

"Kita juga akan mendapatkan tambahan dua hingga tiga unit alat pengujian air dan bangunan serta tanah batuan," tambah Gusnawansyah.

Selain itu permintaan pengujian air tambahnya juga semakin meningkat dari sebelumnya.

Perusahaan swasta ujar Gusnawansyah mulai melirik Lab Bahan Konstruksi Dinas PUPR Kalsel karena kini sudah memiliki sertifikat Komite Akreditasi Nasional (KAN).

"Kita akan mencoba melakukan MOU dengan perusahaan tambang, sawit dan perusahaan swasta lain agar pengujian dari Lab Bahan Konstruksi bisa lebih diminati lagi," ujarnya.

Baca juga: Jasad Korban Insiden Kebakaran di Balangan Ditemukan dalam Posisi Telentang

Dengan itu ujarnya ia optimis target 2022 dapat dikejar.

Selain itu juga ujarnya Lab Bahan Konstruksi yang kini diusulkan menjadi BLUD akan menguntungkan Lab Bahan Konstruksi agar bisa lebih meningkatkan pendapatan bagi daerah.

Diketahui ada sepuluh UPTD Provinsi Kalsel yang disiapkan menjadi BLUD yakni Lab k3 Disnakertrans, BPSMB Disperindag, Lab ESDM, UPT Kebun Raya Banua, UPT Tahura, Balai Pengawas dan Sertifikasi Benih Perkebunan, UPT Pelabuhan Perikanan Batulicin, Labkes Dinkes, Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas PUPR Kalsel, BKOM Dinkes Kalsel.

Banjarmasinpost.co.id/Milna

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved