Breaking News:

Berita Banjar

Dinilai Sebabkan Jalan Rusak, Kementerian Perhubungan Siapkan Sanksi Berat Bagi Angkutan Truk Odol

Satu unit dumtruk milik perusahaan Barito Inti Perkasa dipotong langsung oleh Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi.

Penulis: Milna Sari | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Milna Sari
Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi memotong truk odol. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Satu unit dumtruk milik perusahaan Barito Inti Perkasa dipotong langsung oleh Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi.

Simulasi itu dilakukan saat peresmian Jembatan Timbang Kintap Tanahlaut lewat virtual di Terminal Gambut Barakat, Kabupaten Banjar, Kamis (7/10/2021).

Truk dengan panjang dan tinggi bak yang melebihi standar tersebut merupakan truk odol yang diserahkan untuk simulasi penindakan tegas terhadap angkutan odol sehingga Kalsel bebas odol 2023.

Kendaraan tersebut akan dikembalikan ukurannya sesuai standar. Dengan demikian diharapkan sebagai contoh bagi pengusaha transportasi barang yang memiliki kendaraan odol agar mengembalikannya ukuran standar.

Baca juga: Dansatgas Laporkan TMMD ke-112 Desa Rantau Keminting HST Capai 95 Persen, Akses Jalan Makin Terbuka

Baca juga: Narkoba Kalsel : Ngaku Berprofesi Perajin Arang, Begini Cerita Pria Tala Ini Jadi Pengedar Sabu

Baca juga: Segera Disidangkan, Dua Terdakwa Perkara Pembunuhan di Basirih Dijerat Pasal Berlapis

Selama ini ungkap Budi, Kementerian PUPR telah menghabiskan hingga Rp45 triliun untuk perbaikan jalan yang penyebabnya adalah angkutan odol.

"Biasanya angkutan odol ini dari angkutan sawit, tambang dan material," ujarnya.

Bahkan, kendaraan- kendaraan odol tersebut dinilai dapat merugikan banyak pihak, karena mengakibatkan tingginya angka kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa.

"Pertahun anggaran negara dialokasikan 45 triliun untuk perbaikan jalan rusak hanya karena odol itu, juga menyebabkan banyak kecelakaan lalu lintas," sebutnya.

Dia pun meminta agar para pihak yang terlibat baik pelaku usaha, pemilik barang dan truk untuk bisa bekerja sama dalam mendukung program ini.

"Saya harap dukungan semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan program Kementrian Perhubungan ini," ucapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved