Berita Banjar
Kebakaran di Sungai Tabuk Keramat, Nurlina Terbangun Dengar Teriakan
Belasan rumah ludes terbakar dalam insiden kebakaran yang terjadi di Desa Sungai Tabuk Keramatan Kabupaten Banjar
Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Musibah kebakaran yang menimpa belasan rumah di Desa Sungai Tabuk Keramat Kabupaten Banjar menyisakan duka.
Kini, Para korban sebanyak 75 Jiwa terpaksa tinggal sementara di rumah tetangga dan kerabatnya.
Pantauan reporter Banjarmasinpost.co.id, di lokasi bekas kebakaran, harta benda seperti sepeda motor beberapa unit tinggal besi habis terbakar.
Nurlina, adalah salahsatu korban yang berdiri di barisan perempuan yang didata akan menerima bantuan di tenda posko kebakaran.
Baca juga: Kebakaran di Kalsel, Api Berkobar Dinihari, 12 Rumah Hangus di Sungai Tabuk Keramat, Banjar
Baca juga: Ayah Korban Kebakaran di Paringin Timur Tak Sadarkan Diri Usai Melihat Jasad sang Anak
Baca juga: Kebakaran Kalsel di Marabahan, Warga Gang Salatiga Ini Rasakan Hawa Panas Saat Api Sudah Membesar
"Aku mewakili suami," kata Nurlina, Kamis (7/10/2021).
Warga Jalan Swadaya RT 02 Desa Sungai Tabuk Keramat, Kecamatan Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), terbangun saat api berkobar.
Penuturan Nurlina, sekitar pukul 03.00 Wita, dirinya bersama suami terjaga dari tidur lelap karena mendengar suara teriakan kebakaran.
"Saya sedang tidur. Kemudian terbangun, api sudah membesar. Penyebab api tidak tahu dari rumah siapa," katanya.
Kepala Desa Sungai Tabuk Keramat, H Supian menjelaskan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi.
Menurutnya, belasan rumah warganya terbakar karena kondisi rumah 100 persen berbahan kayu dan beratap rumbia.
Selain itu, jarak tempuh bantuan dari pemadam kebakaran dari Kota Banjarnasin sekitar 10 kilometer, dari Kecamatan Gambut, 10 kilometer dan ibu kota Kabupaten Banjar, sekitar 27 kilometer.
H Supian berencana mengaktifkan kembali ronda malam dan pelatihan kebencanaan bagi pemuda di Desa Sungai Tabuk Keramat dengan dana desa alokasi kebencanaan, langkah antisipasi agar bencana serupa tak terulang.
Baca juga: Jasad Korban Insiden Kebakaran di Balangan Ditemukan dalam Posisi Telentang
Anggota DPRD Kabupaten Banjar, Muhammad Zaini berharap perlu edukasi dari PLN Sungai Tabuk bagi masyarakat dalam penggunaan sambungan atau colokan listrik.
Pasca kebakaran, sejumlah petugas PLN melakukan perbaikan dan penyambungan kabel listrik yang terputus akibat musibah kebakaran.
Polisi sudah memberi pita kuning larangan melintas di bekas puing kebakaran.
(banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/korban-kebakaran-di-desa-sungai-tabuk-keramat.jpg)