Breaking News:

Berita Tanahlaut

Narkoba Kalsel : Ngaku Berprofesi Perajin Arang, Begini Cerita Pria Tala Ini Jadi Pengedar Sabu

Berprofesi sebagai perajin arang di Desa Ranggang, Kecamatan Takisung, begini ceritanya ia jadi pengedar sabu

Penulis: Idda Royani | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/idda royani
BARBUK - Kapolsek Pelaihari Ipda May Felly Manurung memperlihatkan barang bukti sabu yang disita dari kediaman tersangka Al, Kamis (7/10/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Penyesalan memang selalu tersadari belakangan ketika semua telah terjadi. Begitulah lakon hidup yang dijalani Al (42).

Warga Jalan Beramban Raya RT 26/07 Kelurahan Pelaihari, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), ini mengaku teramat menyesal telah terjerumus ke lingkaran narkoba.

"Sungguh saya menyesal dan tidak akan mengulangi lagi," ucap Al kepada pers di Mapolsek Pelaihari, Kamis (7/10/2021) siang.

Ia menuturkan sejatinya berprofesi sebagai perajin arang di Desa Ranggang, Kecamatan Takisung.

Baca juga: Narkoba Kalsel, Peredaran Sabu Kembali Diungkap Polsek Pelaihari, Pelaku Simpan di Dua Tempat ini

Baca juga: Narkoba Kalsel, Simpan Sabu 19, 11 Gram, Dua Tersangka Diringkus Satresnarkoba Polres Banjarbaru

Baca juga: Narkoba Kalsel, Perempuan Pemilik Sabu di Kotabaru Tak Berkutik Tertangkap Buang Barang Bukti

Ia menyewa tungku pembuatan arang di kampung arang tersebut dan telah lumayan lama menekuni usaha itu.

Namun kemudian dirinya tergoda dan mencoba mencicipi sabu hingga kemudian ketagihan. Setelah itu dirinya diajak untuk turut menjual serbuk putih perusak saraf terebut.

Besarnya iming-iming upah menjual barang 'haram' itu membuatnya akhirnya tergoda.

"Saya baru tiga kali ikut menjual sabu," ucap Al.

Namun akhirnya aktivitas terlarangnya itu tercium petugas dan pada Rabu malam ditangkap Tim Kuda Sergap Polsek Pelaihari. Dari kediamannya, polisi 136,06 gram sabu.

Ayah dua anak ini  mengaku mendapat upah cukup menggiurkan dari tiap penjualan sabu.

"Itu kalau habis saya dapat upah Rp 4 juta," akunya.

 Ia menegaskan dirinya bukan pemilik sabu tersebut, tapi hanya menjualkan.

"Barangnya punya orang lain, saya cuma diminta menjualkan saja. Di sini-sini saja juga menjualnya, di Pelaihari," sebutnya.

Baca juga: Narkoba Banjarmasin, Edarkan Sabu, Dua Perempuan Diamankan Ditresnarkoba Polda Kalsel

Kapolres Tala AKBP Rofikoh Yunianto melalui Kapolsek Ipda May Felly Manurung mengatakan tersangka tak berkutik saat Tim Kuda Sergap menggerebek kediaman yang bersangkutan.

Satu paket kecil sabu ditemukan di samping tersangka duduk di rumah yang bersangkutan. Kemudian beberapa paket sedang dan besar ditemukan di mesin cuci. (banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved