Breaking News:

Kampusiana

Persiapkan PTM Terbatas Dipekan Kedua Oktiber, ULM Bakal Bentuk Satgas Covid-19 Tingkat Universitas

Rektor ULM mengintruksikan kepada seluruh Dekan Fakultas dan Direktur Pascasarjana, untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
Peserta jalur mandiri saat mengikuti UTBK jalur mandiri di General Building Library ULM Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengintruksikan kepada seluruh Dekan Fakultas dan Direktur Pascasarjana, untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di lingkungan kampus.

Khususnya pada semester ganjil tahun akademik 2021/2022, pada pekan kedua Bulan Oktober.

Intruksi tersebut tertulis dalam Surat 3 Edaran Nomor 3 Tahun 2021, tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka di Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat.

Sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2021, tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Tahun Akademik 2021/2022.

Baca juga: Vaksin 300 Siswa Dalam Sehari, SMAN 1 Banjarmasin  Siap Gelar PTM Terbatas

Baca juga: Masih Bertahan PPKM Level 4, PTM Terbatas Sekolah di Kota Banjarmasin Terancam Tertunda

Baca juga: SMAN 5 Banjarmasin Pilih Tunda PTM Terbatas Sekolah, Vaksinasi Covid-19 Belum Jangkau Seluruh Siswa

Yang dikeluarkan oleh Kemendikbudristek melalui Ditjen Dikti Ristek, berkaitan dengan panduan untuk seluruh Perguruan Tinggi (PT), dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

"Kebijakan ini juga kami buat dalam rangka mengakomodir kondisi belajar dengan isu learning loss," kata Wakil Rektor I Bidang Akademik, Universitas Lambung Mangkurat, Prof Dr H Aminuddin Prahatama Putra. Kamis (7/10/2021).

Berkaitan dengan surat edaran tersebut, pihaknya ujar Prof Aminuddin bakal membentuk Satgas covid-19 tingkat universitas.

Satgas tersebut nantinya akan berfungsi untuk menyiapkan sejumlah aturan dan memantau perkembangan kasus covid-19 di lingkungan Kampus ULM.

"Satgas covid-19 nanti juga akan ada sampai di tingkat fakultas. Jadi masing-masing fakultas dan pascasarjana nanti akan ada satgasnya juga," ujarnya.

Lanjut Prof Aminuddin menjelaskan, bahwa dalam pelaksanaan PTM nanti ULM lebih memprioritaskan kegiatan praktikum.

Baca juga: Memasuki PTM Terbatas, Pemkab HSS Genjot Vaksinasi Pelajar di Sekolah

Jumlah mahasiswanya pun hanya sebanyak 50 persen, atau sebanyak 25 orang dalam satu ruangan.

Selain itu juga, PTM hanya dilaksanakan selama 50 menit per satu kali pertemuan. Hal tersebut dilakukan guna mendorong kompetensi mahasiswa yang tidak didapat selama belajar daring.

"Skill lab atau praktikum, karena ini memang sangat utama, sebab tidak mungkin didapatkan kalau pembelajaran dilaksanakan secara daring," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved